Aplikasi Editor Pemrograman di Linux


Bismillahirrahmanirrahim.

devhelpButuh pengganti DevC++ atau Microsoft Visual Studio di Linux? Bertanya-tanya apa bisa Eclipse diinstal di Linux? Ingin tahu programer Linux biasanya memakai editor apa? Tulisan ini saya adakan untuk menjawab semua itu. Saya berusaha menuliskan editor (termasuk IDE) pemrograman apa saja yang ada di Linux baik yang hanya dibuat untuk Linux maupun yang crossplatform (ada di semua OS). Saya membagi tulisan ini jadi dua, satu untuk editor yang crossplatform dan satu untuk editor khusus Linux. Saya berharap Anda memiliki gambaran jelas bagaimana pemrograman di Linux setelah membaca tulisan ini. Semoga tulisan ini bermanfaat.

resized_ide-linux

Selayang Pandang

  1. Pemrograman itu sesuatu yang crossplatform. Artinya, pemrograman bisa dilakukan di OS apa pun. Sehingga, aplikasi editor pemrograman sendiri banyak yang bersifat crossplatform. Saya sebut ini karena sebagian orang tidak mengerti kalau Netbeans dan Eclipse itu IDE yang ada di semua OS dan yang paling bagusnya mereka open source software. Crossplatform yang dimaksudkan di sini adalah tersedia versi Linux, bukan semata memaksa versi Windows berjalan di Linux melalui Wine.
  2. Selain IDE yang crossplatform, ada beberapa IDE khusus Linux yang sangat menonjol kemampuannya di kalangan programer. Saya ingin Anda mengetahuinya.
  3. Jika ini telah diketahui, maka kini tinggal saya sebut satu per satu aplikasi editor pemrograman di Linux.

Metode Penulisan

Saya menempuh metode penguraian sederhana di dalam tulisan ini. Saya tidak menyinggung lisensi karena saya sudah memastikan semua editor adalah open source software (kecuali Sublime Text). Metode saya adalah menyebut nama, kemudian menayangkan skrinsot, kemudian saya komentari, kemudian saya sebut fitur-fiturnya. Adapun bahasa-bahasa khusus yang yang saya pergunakan sebagai berikut.

    1. Persoalan instalasi:
      • dari repo Ubuntu: maksudnya tersedia sudah di repo resmi dan cukup sudo apt-get install namaprogram untuk menginstalnya.
      • dari situs resminya: maksudnya tersedia dalam bentuk satu paket siap instal di situs resminya. Biasanya berformat DEB atau RUN. Ini sama halnya dengan EXE Anda biasanya di Windows.
      • dari PPA: maksudnya tidak ada di repo Ubuntu tetapi masih bisa diinstal dari PPA.
      • hanya dari situs resminya: maksudnya tidak ada di repo Ubuntu dan hanya bisa diperoleh dari situs resminya.
    2. Persoalan GUI builder: saya menyebutkan ya untuk editor yang memiliki GUI builder atau didukung secara internal oleh GUI builder lain (semisal Anjuta) atau saya sebutkan yadengancatatan untuk editor yang baru punya GUI builder jika pluginnya diinstal (semacam Codelite). GUI builder ini sangat penting karena menarik untuk orang yang belum kenal pemrograman.
    3. Persoalan istilah saya: editor pemrograman. Saya pakai istilah ini supaya Kate bisa masuk ke sini. Kalau saya pakai istilah IDE, maka tentu Kate, Gedit, Kwrite, dan Sublime Text tidak bisa masuk sini. Padahal saya menulis ini awalnya karena mengetahui superiornya fitur Kate di samping Sublime Text.
    4. Persoalan tata bahasa: karena sangat banyaknya istilah asing dan karena memang saya berpendapat sebaiknya istilah teknis tidak diterjemahkan, maka seluruh fitur berbahasa asing tidak dimiringkan.

1. Editor yang Crossplatform

1.1 Netbeans

netbeans

  • Komentar: Netbeans adalah editor pemrograman pertama bagi saya. Dengan Netbeans saya menghasilkan aplikasi Otodidak. Netbeans adalah editor bahkan IDE yang sangat canggih dan lengkap, sudah termasuk GUI builder dan code editor. Netbeans ditujukan untuk pemrograman Java walaupun sebetulnya juga mendukung bahasa lain. Netbeans direkomendasikan secara resmi oleh pihak Java [CITATION NEEDED]. Kelemahan Netbeans yang saya rasakan (juga untuk aplikasi Java kompleks pada umumnya) adalah berat dijalankan di spesifikasi mesin Celeron 2 GB.
  • Fitur-fitur penting: syntax highlighting, project manager, refactoring, code folding, Java code completing, build settings, toolbar, plugins support, debugger, Matisse
  • VCS: Git, SVN, CVS, Mercurial
  • GUI Builder: ya
  • Instalasi: dari repo Ubuntu atau dari situsnya sendiri
  • Situs resmi: http://netbeans.org

1.2 Eclipse

eclipse-1 eclipse

  • Komentar: Eclipse adalah editor pemrograman khusus Java yang bersaing ketat dengan Netbeans bahkan saya melihat banyak programer lebih menyukainya. Eclipse punya dukungan plugin yang luar biasa out of the box. Walau Eclipse dikhususkan untuk Java, tetapi ia punya plugin untuk memrogram AVR (dengannya Eclipse menjadi “Codevision AVR”1) dan yang pasti Eclipse itu IDE paling umum digunakan orang untuk develop aplikasi Android. Eclipse memiliki GUI builder yang semisal Matisse untuk JavaSE dan termasuk code editor. Kelemahan Eclipse, sebagaimana Netbeans dan teman-temannya, berat.
  • Fitur-fitur penting: syntax highlighting, project manager, refactoring, code folding, Java code completing, build settings, toolbar, Android development environment (terpisah), modeling platform, plugins support2
  • VCS: CVS, SVN (melalui plugin3), Git (melalui plugin4), Bazaar (melalui plugin5), Mercurial (melalui plugin6)
  • GUI Builder: ya (melalui plugin)
  • Instalasi: dari repo Ubuntu atau dari situs resminya
  • Situs resmi: http://eclipse.org

1.3 IntellijIDEA

idea

  • Komentar: IntellijIDEA adalah IDE baru bagi saya (yang tertarik karena antarmukanya yang indah). IntellijIDEA ini sangat canggih sebagaimana Netbeans dan Eclipse, bahkan dipakai oleh Google sebagai editor resmi untuk Android SDK. Walaupun tergolong baru, tetapi IntellijIDEA sudah memiliki Android GUI Builder sendiri. IntellijIDEA dibuat untuk memrogram Java, sama seperti Netbeans dan Eclipse. Walaupun ia juga mendukung bahasa yang lain. Kelemahan IntellijIDEA adalah berat, seperti Netbeans dan Eclipse.
  • Fitur-fitur penting: dark scheme, Android GUI builder, Maven Project Manager, Ant Build System, code folding, syntax highlighting, file manager, project manager, save window layout, productivity guide, diff system, import & export for settings, plugins support7, refactoring
  • VCS: Git, SVN, CVS8
  • GUI Builder: ya
  • Instalasi: hanya dari situs resminya
  • Situs resmi: http://jetbrains.com

1.4 Qt Creator

resized_qtcreator-examples

Ratusan examples siap pakai sudah terintegrasi

qt-creator-1 qt-creator

  • Komentar: IDE khusus untuk pemrograman C++ dengan Qt Framework.
  • Fitur-fitur penting: integrasi VCS, integrasi Git yang elegan, syntax highlighting, code folding, code completing, integrasi manual Qt, debug system, Qt Quick development environment, GUI builder, NOKIA Emulator, build settings, color scheme, split window, advanced HUD search (Ctrl+K), project wizard, console, HTML5 app development support, project manager, macro support, refactoring, ratusan contoh program dan demo (terpisah dalam paket qt4-demos; bisa diinstal dengan apt-get)
  • VCS: Git, Perforce, CVS, Bazaar, SVN
  • GUI Builder: ya
  • Instalasi: dari repo Ubuntu atau dari situs resminya
  • Situs resmi: http://qt-project.org

1.5 Qt Designer

qt-designer

  • Komentar: GUI builder murni, satu kelompok dengan Qt Creator. Kode C++ ditulis dengan Qt Creator, GUI dibangun dengan Qt Designer.
  • Fitur-fitur penting: palet berisi semua kelas GUI dari Qt, properties inspector, simpan ke .ui ala Qt, impor gambar
  • VCS: –
  • GUI Builder: ya
  • Instalasi: dari repo Ubuntu atau dari situs resminya
  • Situs resmi: http://qt-project.org

1.6 Codeblocks

codeblocks

  • Komentar: IDE serbaguna (tidak spesifik satu bahasa seperti Netbeans) yang canggih. Luas jangkauan penggunanya karena build settings yang sangat fleksibel bahkan bisa diatur untuk mengompilasi sekaligus burn .hex AVR Atmega.
  • Fitur-fitur penting: impor proyek DevC++ (inilah pengganti DevC++ di Linux), impor proyek Microsoft Visual C++, impor proyek Microsoft Visual Studio, impor workspace Microsoft Visual Studio, build settings, project manager, debug system, search & replace, global variables editor, syntax highlighting, plugins support9, dukungan untuk banyak kompiler, hex editor (dengan plugin), keyboard shortcut (dengan plugin)
  • VCS: terpisah (dengan mengatur dahulu pada Configure Tools10)
  • GUI Builder: –
  • Instalasi: dari repo Ubuntu atau dari situs resminya
  • Situs resmi: http://codeblocks.org

1.7 Codelite

codelite

Skrinsot diambil dari: http://codelite.org/images/gallery/norm-codelite-wxcrafter.jpg

  • Komentar: IDE serbaguna (seperti Codeblocks) yang juga canggih. Tidak bisa banyak berkomentar.
  • Fitur-fitur penting: build settings, workspaces manager, impor Microsoft Visual Studio Solution, plugins support, scripting system, shortcut key editor, syntax highlighting, refactoring, integrasi CLANG, debugger
  • VCS: Git (dengan plugin)11, SVN (dengan plugin12)
  • GUI Builder: ya, dengan plugin wxCrafter (ada versi gratis; ada juga versi standalone)13 14 15
  • Instalasi: dari repo Ubuntu atau dari situs resminya
  • Situs resmi: http://codelite.org

1.8 Sublime Text

sublime

  • Komentar: editor baru yang sangat canggih dan memukau banyak kalangan programer. Walau shareware, nyatanya banyak juga pengguna Linux (yang biasanya antishareware) memakainya. Sublime Text disuka karena fitur-fiturnya yang luar biasa lengkap selaku editor pemrograman (ia bukan IDE murni).
  • Fitur-fitur penting: mini map scrollbar, advanced search & replace, multiline edit, plugins system (pilihan melimpah), code folding, code completing, syntax highlighting, advanced goto
  • VCS: Git (dengan plugin16), CVS (dengan plugin17 18)
  • GUI Builder: –
  • Instalasi: dari PPA atau dari situs resminya
  • Situs resmi: http://sublimetext.com

1.9 LiveCode

livecode

  • Komentar: IDE out of the box betul-betul, baik dari segi konsep pembuatan GUI maupun bahasa pemrogramannya sendiri yang benar-benar baru. LiveCode ditujukan untuk kalangan orang awam yang belum tahu bagaimana program dibuat. Menariknya, LiveCode bisa deploy ke semua OS dari satu jendela saja. Bagi saya, LiveCode ini serasa YoyoGames Gamemaker (jika Anda pernah memakainya) yang lebih canggih lagi.
  • Fitur-fitur penting: deployment ke seluruh OS mayor (lihat skrinsot di atas), syntax highlighting, bahasa pemrograman baru, resource center (bantuan dan dokumentasi yang lengkap), code examples, debugger, search & replace
  • VCS: –
  • GUI Builder: ya
  • Instalasi: hanya dari situs resminya
  • Situs resmi: http://livecode.com

2. Editor Khusus Linux

2.1 Kate

kate

  • Komentar: KDE Advanced Text Editor. Editor (bukan IDE sepenuhnya) yang sangat elegan untuk segala bahasa pemrograman. Bahkan dengan sedikit pengaturan, ia bisa dijadikan “Codevision AVR” di Linux baik kompilasi maupun pembakaran .hex-nya. Ia memiliki Terminal terintegrasi sehingga memungkinkan kompilasi untuk bahasa apa pun.
  • Fitur-fitur penting: build settings, custom shortcut keys, split window, tabbed editing, project manager, session manager, syntax highlighting (dukungan untuk seluruh bahasa pemrograman; unggul dibanding mayoritas editor yang dibahas di sini), wrap words, line number, bookmark system, color scheme, scrollbar minimap, snippets support, VI input mode, search & replace, plugins support, extensions support, file manager, multi line edit (mulai versi 4.12)
  • VCS: –
  • GUI Builder: –
  • Instalasi: dari repo Ubuntu
  • Situs resmi: http://kate-editor.org

2.2 Kwrite

kwrite-1 kwrite

  • Komentar: saudara kembar Kate. Meski demikian, Kwrite sengaja diciptakan untuk berdiri sendiri sebagai editor pemrograman (setara Notepad++). Ia sangat mirip Kate kecuali tidak memiliki fitur tabbed editing. Kwrite sebagaimana Kate sendiri, hanya editor bukan IDE.
  • Fitur-fitur penting: syntax highlighting (sama lengkapnya dengan Kate), code completing, scrollbar minimap, snippets support, bookmark
  • VCS: –
  • GUI Builder: –
  • Instalasi: dari repo Ubuntu
  • Situs resmi: http://kate-editor.org

2.3 Gedit

gedit-2 gedit-3

  • Komentar: editor (bukan IDE sepenuhnya) yang sangat populer di kalangan pengguna pemula. Namun Gedit sebenarnya sangat canggih jika diaktifkan fitur-fitur pemrogramannya. Karena Gedit asalnya editor, maka dia jauh lebih enteng dibandingkan Netbeans dkk. Gedit didukung masyarakat GNOME dengan plugin-plugin dan schemes yang melimpah.
  • Fitur-fitur penting: syntax highlighting, color scheme19, code folding, code completing, snippets support, integrated Terminal (dengan plugin), split window, tabbed editing, file manager, ASCII character map, color chooser, multiline edit, bookmark, spell checking, help yang baik
  • VCS: Git (dengan plugin20), SVN (dengan plugin21 22), CVS (dengan plugin23), Mercurial (dengan plugin24)
  • GUI Builder: –
  • Instalasi: dari repo Ubuntu
  • Situs resmi: http://gedit.org

2.4 Geany

geany-2 geany

  • Komentar: Geany sangat cocok dipakai kalangan pelajar. Ia adalah IDE untuk segala bahasa pemrograman. Ia serba otomatis. Ketika berkasnya bahasa C, tekan compile maka Geany memakai kompiler gcc. Bahasa C++, Geany otomatis ganti ke g++. Bahasa Java, otomatis ganti ke javac. Bahkan untuk Assembly, ia otomatis menggunakan nasm. Itu semua masih bisa dikonfigurasi ulang dan disesuaikan shortcut key-nya. Geany sangat cocok untuk mengerjakan tugas-tugas pemrograman maupun proyek serius. Geany adalah IDE paling mudah digunakan untuk pemula di antara seluruh IDE yang dibahas di sini. Kelebihan Geany lainnya adalah sangat enteng, jauh dibandingkan Netbeans dan bahkan kadang lebih cepat dari Gedit. Kekurangannya adalah ketiadaan debugger. Geany saya rekomendasikan jika Anda ingin memulai pemrograman di Linux karena kepraktisannya yang luar biasa.
  • Fitur-fitur penting: syntax highlighting, tabbed editing, code folding, code completing, dark scheme25, search & replace, file manager, project manager, class browser, build settings, line wrapping, plugins support26, color chooser
  • VCS: Git, Bazaar, Mercurial, SVK, dan CVS (semuanya dengan plugin27 28)
  • GUI Builder: –
  • Instalasi: dari repo Ubuntu
  • Situs resmi: http://geany.org/

2.5 Kdevelop

kdevelop-2 kdevelop-3 kdevelop-4 kdevelop

Semua skrinsot Kdevelop diambil dari situs resminya.

  • Komentar: IDE yang sangat kompleks dan digunakan untuk membangun KDE. Kdevelop ditujukan untuk pemrograman skala besar dalam bahasa C, C++, dan Python. Selain itu, Kdevelop juga bagus untuk web development (HTML, CSS, Javascript). Dukungan bahasa lainnya mencakup Ada, Pascal, Java, Fortran, Perl, Bash, dan Ruby.
  • Fitur-fitur penting: syntax highlighting, code folding, search & replace, code completing, project manager29, debugger, class browser, project manager, plugins support, hex editor, Doxygen support, quick open
  • VCS: SVN30, CVS31, Git32
  • GUI Builder: –
  • Instalasi: dari repo Ubuntu
  • Situs resmi: http://kdevelop.org

2.6 Anjuta

anjuta-2 anjuta

Semua skrinsot Anjuta diambil dari situs resminya.

  • Komentar: Anjuta adalah IDE untuk C/C++ yang bisa dipasangi Glade sebagai GUI builder internal. Anjuta diciptakan untuk membuat software yang serius di Lingkungan GNOME. Bisa dibilang, Anjuta itu Kdevelop-nya GNOME.
  • Fitur-fitur penting: project manager, wizard, debugger, code editor, VCS, GUI builder (menggunakan Glade), profiler, plugins support, terintegrasi Devhelp (aplikasi buku besar pemrograman Linux yang superlengkap), symbols browser, terintegrasi Terminal
  • VCS: SVN, Git, VCS
  • GUI Builder: ya (dengan Glade)
  • Instalasi: dari repo Ubuntu
  • Situs resmi: http://anjuta.org/index.html

2.7 Glade

glade

Skrinsot Glade diambil dari situs resminya.

  • Komentar: Glade adalah GUI builder murni (bukan IDE bukan text editor) yang bisa digunakan mendesain GUI untuk aplikasi GTK+ (baca: GNOME). Hasil desain disimpan dalam XML dan bisa dipakai bersama pustaka GTK+ dalam bahasa pemrograman Python, Vala, C/C++, Java, Perl, dan lain-lain. Glade ini bahkan digunakan untuk membuat aplikasi Ubuntu bersama bahasa Python dan peralatan pemrograman Quickly. Demo pembuatannya bisa dilihat di Youtube33.
  • Fitur-fitur penting: drag and drop, GUI elements toolbar, terintegrasi Devhelp, properties inspector, widgets browser (search)
  • VCS: –
  • GUI Builder: ya
  • Situs resmi: https://glade.gnome.org/index.html

Penutup

Tulisan ini tidak menyebutkan seluruh editor yang dimiliki oleh Linux melainkan hanya sebagian saja. Editor legendaris seperti Vim dan Emacs sengaja tidak disebutkan karena penulis ingin mengulas yang berbasis GUI saja. Dengan itu penulis harapkan tulisan ini menginspirasi pembaca untuk menulis topik serupa lebih tajam lagi atau topik selainnya dengan komprehensif. Tulisan ini tidak ditutup kemungkinannya untuk direvisi pada masa mendatang. Penulis memohon maaf untuk kesalahan dan kekurangan pada tulisan ini.

Tentang Tulisan Ini

Tulisan ini disusun menggunakan Kate dan Libreoffice di atas Ubuntu 12.04. Tulisan ini mulai disusun pada 7 Februari 2013.

Referensi

23 Ibid.

24 Ibid.

31 Ibid.

32 Ibid.

24 thoughts on “Aplikasi Editor Pemrograman di Linux

  1. hilmi

    untuk pemrograman desktop ya kang?
    kalau sama pemrograman web nya, bluefish masuk, karena saya pake ini, lebih ekstrim vi :D
    sukron kang ade ^_^

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Iya, Kang. Desktop soalnya saya mrogram desktop. Pemrograman web terpisah dari pemrograman desktop karena sangat kompleks. Perlu posting tersendiri membahas Aptana dan kawan-kawan. Nah, mungkin akang orang pertama yang membahasnya.

      Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Dua IDE yang saya sengaja hapus dari naskah adalah Monodevelop dan Lazarus. Sengaja begitu biar yang baca tergerak untuk menulisnya, Kang. Apalagi kalau si pembaca adalah pengguna Lazarus IDE.

      Balas
  2. Ping balik: Pengantar Pemrograman OpenCV C++ di Linux | Ade Malsasa Akbar

  3. Ahmad Arief

    Gan, mana cara install QT?… Saya sudah install QT Designernya, tapi ternyata QT Creatornya belum. Saya bingung gan, tolong jelaskan cara installasinya dan cara membuat form login sederhana dengan database MySQL. Thx sebelumnya gan…. :-)
    Nanti saya bayar pakai kode Netbeans atau bisa juga ngerjakan project bareng. :-)

    Balas
      1. Ahmad Arief

        Ic,.. ini lagi proses download pakai XDM (sekalian test XDM) dari http://www.qt.io/download-open-source/#section-3

        Kemarin itu saya bingung karena download berkali2 tidak bisa di install. Pesannya apa gitu saya lupa. Mungkin filenya korup. Ini makanya coba pakai XDM. Ok gan, nanti saya tanya2 lagi kalau gagal install lagi boleh ya… Oiya, mungkin bikin forumnya seperti IRC gitu bagus gan… enak tanya jawabnya… salute…

  4. Ping balik: KNotes Ingat Aku Per 17 Maret 2015 | RESTAVA

Dilarang menggunakan emotikon

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s