Saya


Bismilllahirrahmanirrahim.

Nama saya Ade Malsasa Akbar. Saya seorang muslim. Saya menggunakan GNU/Linux sehari-hari. Saya adalah seorang pemula. Bila Anda ingin berbincang soal GNU/Linux dengan saya, datanglah ke:

  • Kanal: #ubuntu-indonesia
  • Server: irc.freenode.net
  • Port: 6667

Atau kirim email ke teknoloid@gmail.com. Barakallahu fiykum.

Iklan

51 thoughts on “Saya

  1. muh iqnaul

    salam kenal mas, boleh minta emailnya? kebetulan ada yang ingin saya tanyakan nih terkait java programming hehe. salam. muh iqnaul haq

    Balas
    1. cewekmisterius

      oh iya, btw, apa sampeyan masih suka komik dan musik? kok rasanya kontradiksi sekali dengan link-link yang sampeyan tampilkan di bagian kanan blog ini.
      maaf kalau OOT.

      Balas
      1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

        Oooh, masya Allah. Sampai hari ini saya tidak membaca isi laman ini. Alhamdulillah, saya telah mengetahui bahwa keduanya dilarang oleh Islam. Maaf, selama ini saya biarkan laman ini.

        Terima kasih, Nona. Peringatan ini membuat saya mengganti isi laman ini.

      1. cewekmisterius

        Saya hanya mengira-ngira saja. Dulu saya sering berkunjung ke forum ubuntu-indonesia dan beberapa kali melihat ID malsasa. Dari gaya bahasanya terlihat seperti bapak-bapak. :D

        Alhamdulillah, melalui komentar saya itu akhirnya Saudara menyadari ada yang perlu diganti dari laman ini. Semoga Allah memberkahi Anda.

        #berusahamenggunakanbahasabaku :D

      2. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

        Iya, tidak mengapa. Memangnya siapa bapak-bapak yang bahasanya mirip saya? Memangnya ada? Saya ingin contohnya, saya akan langsung bertolak ke sana.

        Terima kasih banyak. Ini sangat berharga. Jangan lupa saling mengingatkan.

        Anda tidak perlu memaksakan diri kalau tidak biasa dengan Bahasa Indonesia :)

  2. arhsa

    [#berusahamenggunakanbahasabaku :D]
    [Anda tidak perlu memaksakan diri kalau tidak biasa dengan Bahasa Indonesia :)]
    Saya tertawa membaca dua kalimat ini. Sejujurnya, setelah berkunjung ke blog Mas Malsasa ini, saya selalu berusaha menggunakan bahasa baku, dan menulis salam dengan lengkap atau dengan Bahasa Arab. Begitu juga saat menulis komentar di blog orang lain (apalagi di blog ini hehehe). Paling tidak, apa yang Antum ajak kita terima dan kita lakukan, Antum dengan otomatis mendapat icome pasif pahala dan kami secara bertahap memperbaiki kekurangan dir. Bahasa teknisnya (meminjam istilah dari tutorial QT yang Antum tulis) Simbiosis Mutualisme. Itupun kalau tidak salah menempatkan istilah, silahkan diraklat agar lebih tepat.

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Antum juga begitu. Ana sesungguhnya tidak ingin membebani siapa-siapa. Ana selalu khawatir kalau ada orang mengikuti jejak ana coba pakai bahasa tulis yang baku terus. Nanti bisa jadi pusing atau dicemooh orang (ana sendiri belum pernah, sih). Kalau hal itu memberatkan, ya ana sendiri tak ingin memberatkan antum.

      Namun kalau antum sampai berani melakukan itu, maka ana salut sama antum. Coba saja bayangkan kalau kita tanpa sengaja menulis al-Qur’an (atau artinya) dengan gaya penulisan orang kebanyakan. #nah-lo

      Balas
  3. bagas

    assalamualaikum… mav saya nubie yg mau belajar linux,pengennya dualboot tp blm tau hrs mulai dr mana.. mohon bimbingannya master :D

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

      Iya, yang paling baik bagi pengguna awal adalah dual boot. Namun paling dinomorsatukan adalah mencoba livecd dulu.

      Livecd adalah menjalankan OS Linux tersebut tanpa menginstal ke dalam komputer. Kalau akang sudah coba-coba, baru merambah ke instalasi.

      Silakan bertanya kembali atau chatting di http://webchat.freenode.net dengan isian:

      – Nama = bagas
      – Channel = #ubuntu-indonesia

      kita bisa berbincang di sana lebih bebas.

      Balas
  4. Aisyah

    Assalamu’alaikum warahmatullah. saya ingin menimba sebagian ilmu dari antum. begini, saya sekarang belajar di salah satu kampus di Surabaya. di Fakultas ilmu sosial tepatnya. disekitar saya banyak teman-teman dan dosen-dosen yang berkata seperti ini ” Urusan ibadah ya urusan individu dan Tuhannya masing-masing, tidak bisa negara ini menerapkan sistem islam. sistem islam jangan dibawa-bawa dalam urusan negara. islam itu urusan rohani individu, bukan ideologi”. atau ada juga yang berkata seperti ini ” negara ini tidak bisa dijadikan negara islam, kalau kita pakai sistem islam, memangnya orang nasrani, hindu dll akan terima? demokrasi adalah sistem yang terbaik”.
    saya sedih dan berfikir, bukankah kita makhluk Allah dan berkewajiban menaati aturan Allah. bahkan di Al-Qur’an pun ada petunjuk untuk bernegara. apakah saya berdosa jika tidak bernegara sesuai dengan aturan Allah sekarang? seandainya saja kita menerapkan aturan Allah, InsyaAllah kita pasti akan menuai kemakmuran.
    dan bagaimana saya harus menanggapi perkataan dari teman-teman dan dosen-dosen saya tersebut?
    bukankah antum dulunya juga seorang nasionalis? apa yang membuat anda sadar dan meninggalkan nasionalis?

    Balas
      1. Aisyah

        saya mengajukan 3 pertanyaan dan saya menemukan anda tak menjawab apa-apa :(
        dan saya mencari artikel tentang nasionalisme di darussalaf namun tak seperti yng saya harapkan.

  5. ibnu azwar

    assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh ya akhu fillah. ana tertarik belajar linux, bolehkah ana minta cp antum?jazakallahu khoiron katsiro.barokallah fiik.

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Ndak, sama sekali ndak ngganggu. Ana ndak punya, Akh. Silakan antum chatting aja sama ana di kanal #ubuntu-indonesia. Lebih hemat kuota dibanding WhatsApp dan ndak ada gambar sama sekali.

      Balas
  6. gusnov

    Assalamualaikum wr wb
    Saya tersentuh saat membaca sosialisasi linux untuk indonesia. Saya juga senang linux tapi bingung dari mana memulai sosialisasi. Daripada memaksa user mengganti os mereka, saya buat server dengan samba dan clamav didalamnya. Harapan saya, semoga user mengerti bahwa linux juga tidak kalah dengan windows.
    Ijin belajar di blog anda ya mas…
    Wassalamualaikum wr wb

    Balas
  7. Nama Saya Lai

    assalamu’alaikum warahmatullah :)
    Saya salut dg perjuangan Anda memasyarakatkan linux :)
    Mohon ijin menggunakan salah satu artikel Anda sebagai rujukan

    Terimakasih :)

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Wa’alaykumussalam. Entah satu atau dua kali saya melihat nickname Anda di komunitas. Tidak perlu salut, karena saya hanya melakukan yang saya mampu.

      Izin diberikan. Terima kasih kembali.

      Balas
  8. Abu Nanda Al-Karawanjy

    Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh
    salam kenal akhi,, ana pengguna ubuntu baru,, ingin lebih banyak belajar lagi dengan mengikuti blog antum

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Wa’alaykumussalam warahmatullahy wabaakatuh.

      Masya Allah. Yaa Akhii. Antum dari Karawang? Jauh sekali. Antum bisa mengontak ana di XL 0878 5273 8641 kalau butuh apa-apa. Jangan pikirkan jam berapa pun.

      Balas
  9. anggara

    mas ade saya punya laptop asus a46cm core i5. saya mau tanya kira2 linux yg cocok apa ya mas?? yg untuk aplikasi desain grafis macam blender bisa maksimal? trus lancar buat internetan? mohon bantuan saran dan informasinya
    ANGGARA – GRESIK

    Balas
  10. AZ

    MasyaAllah. Bang, saya mau bertanya tentang software, jadi bagaimana dengan yang membuka jasa install ulang laptop, apakah penghasilannya itu bisa dimakan? Dan bagaimana caranya agar teman” yg sudah kecanduan dengan software crack itu bisa sadar dan beralih ke FOSS atau membeli lisensi software yg mereka mau gunakan. Terima kasih. (Ohiya, saya sdh baca barusan trng Log kulgram anda ttng lisensi, apakah saya bisa membuat semacam tukisan ttng ini , rencana saya mau buat buku panduan instalasi software open source dan closed source agar pembacanya nnti tau ttng kebenaran yg sebenarnya ttng software

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Alhamdulillah. Masya Allah, alhamdulillah Kang AZ punya kepedulian dengan kebaikan masyarakat kita di bidang software. Pada hari ini sangat sedikit orang yang sanggup maupun peduli.

      Pertama, saya bilang dulu, tidak ada yang namanya “pembajakan software”. Menggandakan software, mengubahnya, memperjualbelikannya kepada orang lain adalah kebaikan dan termasuk tolong menolong. Mengubah software (Anda istilahkan “cracking”) itu termasuk hak Anda sebenarnya; hak yang harusnya ditunaikan oleh penjual software. Membuka jasa instal ulang termasuk menolong orang lain. Ini harus dipegang dulu.

      Kedua, yang jadi masalah ialah masyarakat umum dan mungkin termasuk Kang AZ sendiri belum menyadari kalau mayoritas perangkat lunak (“software”) di seluruh dunia ini nonfree. Mayoritas software di komputer masyarakat itu nonfree. Nonfree artinya semua bentuk tolong menolong di atas dilarang dan hak pengguna atasnya ditiadakan. Nonfree berarti pengguna tidak punya kontrol atas program, justru pengembanglah yang memegang kontrol itu di komputer pengguna. Ini ketidakadilan. Ini masalahnya dan inilah penyebabnya mayoritas orang melanggar perjanjian yang mereka sepakati sendiri –sering tanpa mereka sadari—.

      Maka jasa instal ulang Windows dan nonfree software (perangkat lunak tidak bebas, bukan berbayar) seperti kita temukan di kota-kota itu sering kalinya melanggar lisensi. Melanggar lisensi berarti melanggar perjanjian yang telah disepakati sendiri, dan ini merupakan perbuatan salah. Salahnya diakibatkan oleh nonfree software itu tadi.

      Adapun solusinya jelas sekali Anda, saya, masyarakat kita seutuhnya seharusnya beralih ke free software (perangkat lunak bebas, bukan gratis) yang menunaikan hak-hak kita sebagai pengguna dan masyarakat. GNU/Linux dan Free Software mengizinkan penggandaan, pengubahan, dan jual-beli sesuai praktik kita semua di Indonesia ini. Maka software yang betul untuk kita itu ya free software, bukan nonfree.

      Catatan saya: Kang AZ masih memakai istilah propaganda penuh permusuhan “software crack”, “membeli lisensi”, yang hakikatnya ialah membunuh gotong royong dan mendukung pengkriminalan atas aktivitas membantu tetangga. Ini jahat sekali. Ini propagandanya Microsoft, BSA, dan semisalnya; hendaknya Anda tidak mendukungnya.

      Adapun mengenai niat Anda, maka saya mendukung, buatlah buku tentang free software dan bagaimana ini merupakan solusi atas nonfree. Anda harus jelaskan setegas mungkin nonfree itu masalah sosial dan free itu solusi satu-satunya. Terus belajar dan berjuanglah.

      Balas

Dilarang menggunakan emotikon

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s