Tutorial Membuat Multiboot Blankon dalam USB Flash Disk


Bismillahirrahmanirrahim.

Semua aplikasi multiboot saya, baik MultibootUSB, YUMI for Linux, maupun Multisystem, tidak mendukung Blankon. Saya sudah mencoba semua software itu bahkan saya pun pinjam laptop teman untuk mencoba bakar Blankon dengan YUMI di Windows. Semua usaha saya gagal. Awalnya saya kira ini mudah. Ternyata saya salah. Lalu bagaimana saya berhasil membuat multiboot Blankon? Berikut ini catatan teknis saya. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Spesifikasi Sistem

Saya melakukan pembuatan multiboot flash disk di

  • Ubuntu 12.04 32 bit
  • Celeron 1.8 GHz RAM 2 GB
  • TOSHIBA 4 GB Flash Drive

Tujuan dan Bukan Tujuan Penulisan


  1. Artikel ini untuk Anda yang ingin membuat multiboot flash disk berisi Blankon.
  2. Artikel ini bukan untuk Anda yang ingin membuat multiboot DVD.

1. Sebab Musabab


Saya menerima pesanan dari akang Achmad Deni Firmansyah Beni (26 November 2014) satu DVD Ubuntu, satu CD aplikasi Ubuntu, dan satu multiboot flash disk Ubuntu-Blankon. Semuanya mudah kecuali multiboot Blankon. Saya benar-benar terhalang dengan tidak didukungnya Blankon oleh 3 software yang saya sebut di atas. Ubuntu dan Debian didukung semua, tetapi Blankon tidak. Akhirnya saya pun mencari tekniknya di internet dan butuh waktu berjam-jam dari pukul 10.00 pagi mencoba sampai akhirnya sukses pada sekitar 17.00 sore kemarin (27 November 2014). Saya berhasil membuat multiboot Blankon dengan mengikuti tutorial http://tazbuntu.blogspot.com/2009/05/multibootin-with-unetbootin.html.

2. Software


Ternyata software yang berhasil membuat multiboot Blankon justru Unetbootin. Ya, software singleboot live usb creator itu. Dan software ini sudah ada lebih dulu di Ubuntu saya. Tentu ada teknik tambahan supaya multiboot berhasil dibuat.

3. Teknik Pembuatan


Berikut ini saya jabarkan secara global biar Anda mengerti garis besarnya.

  1. Format flash disk.
  2. Bakar ISO Blankon ke dalam flash disk pakai Unetbootin. Blankon akan jadi pilihan kedua.
  3. Setelah selesai, salin semua isi flash disk ke salah satu folder di hard disk. Ini jadi backup-nya.
  4. Bakar ISO Ubuntu ke dalam flash disk pakai Unetbootin. Ubuntu akan jadi pilihan pertama dan pemilik bootloader-nya.
  5. Salin semua berkas dari folder backup tadi ke dalam flash disk, kecuali sejumlah berkas penting yang tidak boleh disalin.
  6. Setelah selesai, ubah menu bootloader dalam syslinux.cfg di flash disk dengan menambahkan 4 baris teks terakhir syslinux.cfg dari Blankon dari dalam folder backup.

Itu garis besarnya. Anda perlu tahu rincian dari poin 5.

4. Langkah-Langkah Pembuatan


Setelah mengetahui garis besarnya, sekarang Anda harus melihat bagaimana hal tersebut dilakukan. Saya lengkapi penjelasannya dengan gambar-gambar supaya mudah dipahami.

1. Format. Pakai saja Disk Utility biar mudah. Atau silakan pakai software favorit.

2. Bakar ISO Blankon.

3. Buat satu folder, katakanlah PROYEK di dalam HDD. Salinlah seluruh isi flash disk ke dalamnya. Lihat gambar.

multibootusb3

Seluruh berkas di kiri (TOSHIBA), disalin ke kanan (folder PROYEK)

4. Bakar Ubuntu. Perhatikan bahwa OS kedua yang dibakar ini akan memegang bootloader-nya.

5. Salin semua dari folder backup (folder PROYEK) ke dalam flash disk kecuali

  1. menu.c32
  2. ubnpathl.txt,
  3. ubnkern,
  4. ubninit,
  5. ubnfilel.txt,
  6. syslinux.cfg,
  7. ldlinux.sys

Pastikan data yang disalin menimpa / overwrite data dalam flash disk. Perhatikan 2 gambar berikut.

multibootusb4

multibootusb5

6. Buka syslinux.cfg milik PROYEK dengan editor Anda. Lihat 4 baris paling bawah yang pastinya seperti ini. Perhatikan bahwa 4 baris ini mewakili ubnentry 0.


label ubnentry0
menu label BlankOn Suroboyo --class gnu-linux
kernel /boot/vmlinuz
append initrd=/boot/initrd.img boot=live config quiet console=tty12

multibootusb10

Kate menampilkan syslinux.cfg dalam folder PROYEK

Nanti yang dipakai untuk booting adalah syslinux.cfg yang di dalam flash disk. Namun sebelum itu dilakukan, Anda perlu memasukkan kode booting dari Blankon (yang sudah dibakar sebelumnya) ke dalam syslinux.cfg yang dipakai.  Itu fungsinya paragraf di bawah ini.

Salin 4 baris terakhir dari syslinux.cfg dari PROYEK, ke dalam syslinux.cfg di flash disk. Cara menaruhnya adalah letakkan kode 4 baris itu tepat di antara ubnentry 1 dan ubnentry2. Kemudian gantilah penomorannya supaya semua kode jadi urut, mulai ubnentry1 sampai ubnentry6. Hasil akhir seluruh kode syslinux.cfg di flash disk bisa Anda lihat sebagai berikut.


default menu.c32
prompt 0
menu title UNetbootin
timeout 100

label unetbootindefault
menu label Default
kernel /ubnkern
append initrd=/ubninit file=/cdrom/preseed/ubuntu.seed boot=casper quiet splash --

label ubnentry0
menu label ^Help
kernel /ubnkern
append initrd=/ubninit

label ubnentry1
menu label ^Try Ubuntu without installing
kernel /casper/vmlinuz
append initrd=/casper/initrd.lz file=/cdrom/preseed/ubuntu.seed boot=casper quiet splash --

label ubnentry2
menu label BlankOn Suroboyo --class gnu-linux
kernel /boot/vmlinuz
append initrd=/boot/initrd.img boot=live config quiet console=tty12

label ubnentry3
menu label ^Install Ubuntu
kernel /casper/vmlinuz
append initrd=/casper/initrd.lz file=/cdrom/preseed/ubuntu.seed boot=casper only-ubiquity quiet splash --

label ubnentry4
menu label ^Check disc for defects
kernel /casper/vmlinuz
append initrd=/casper/initrd.lz boot=casper integrity-check quiet splash --

label ubnentry5
menu label Test ^memory
kernel /install/mt86plus
append initrd=/ubninit

label ubnentry6
menu label ^Boot from first hard disk
kernel /ubnkern
append initrd=/ubninit

multibootusb11

Kate menampilkan syslinux.cfg dalam flash disk

Sampai di sini, selesailah pembuatan multiboot Blankon. Anda bisa langsung mencobanya menggunakan QEMU via Multibootusb atau langsung restart saja.

5. Bukti Keberhasilan


Berikut ini foto laptop uji coba Blankon-Ubuntu Multiboot. Ini laptop teman dengan spesifikasi AMD 4 Core @ 2 GHz RAM 8 GB.

Jpeg

Blankon sukses multiboot dari flash disk

Jpeg

Ubuntu sebagai OS pendamping booting-nya

6. Penutup


Sudah lama sekali saya tidak menulis artikel dengan judul tutorial. Alhamdulillah, akhirnya saya bisa menulis juga bulan ini di blog ini. Saya masih berharap ada dukungan langsung dari pihak Pendrivelinux untuk Blankon. Karena sangat makan waktu saya mencari tutorial dan menerapkannya. Walau setidaknya dengan tulisan ini, insya Allah semua nanti akan lebih mudah. Terima kasih pula untuk Muhammad Akbar Rahardian yang sudah meminjamkan fasilitas laptop dan kamera kepada saya. Jazakallahu khayran. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Iklan

17 thoughts on “Tutorial Membuat Multiboot Blankon dalam USB Flash Disk

      1. Moch Choyrul A

        Tidak saya dokumentasikan, soalnya waktu pertama kali memakai BlankOn saya masih belum menulis di blog, Sekitar bulan April 2014.

      1. noveri22

        Kalo fedora aplikasinya sebanyak ubuntu ga?
        Mas pake ubuntu 14.04 ga? Kalo buka aplikasi misalnya chrome atau firefox berapa RAM yg terpakai?

      2. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

        Fedora hanya memiliki aplikasi free software, komitmen mereka sangat ketat. Tapi Fedora punya COPR dan Rpmfusion, semacam PPA kalau di Ubuntu. Saya belum resmi pakai Trusty, Kang. Saya juga tidak pakai Chrome, tidak pakai Firefox. Gimana?

      3. mas ali

        kalo menurut saya repositori rpmfussion, epel lebih mirip ke repo getdeb, dotdeb kalo yg seperti PPA adalah AUR, karena bisa diupload oleh umum, kalo kayak rpmfussion kan gak

Dilarang menggunakan emotikon

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s