Panduan Dasar Terminal Ubuntu untuk Pemula


Bismillahirrahmanirrahim.

Tulisan ini tersedia dalam PDF.

utilities-terminalSaya susun tulisan ini untuk setiap pemula baik yang migrasi dari Windows maupun tidak. Tulisan ini disusun berdasarkan prioritas yang terpenting di atas yang penting. Tulisan ini disusun untuk membantu Anda mengerti cara pakai Terminal Ubuntu dengan cepat. Anda akan melihat 2 hal terpenting dalam tulisan ini, yakni sistem manajemen paket dan konfigurasi dasar. Semua gambar skrinsot di dalam tulisan ini disediakan dalam kualitas tinggi. Silakan lakukan zoom jika gambar tidak terlihat jelas. Semoga tulisan ini bermanfaat.

1. Pembukaan

Terminal adalah kendali utama sistem operasi Ubuntu. Terminal adalah sesuatu yang seperti Command Prompt di Windows, Anda mengetik perintah dan OS melakukan sesuatu sesuai kehendak Anda. Terminal adalah tempatnya praktik. Anda harus mencoba sendiri untuk bisa mengerti. Dengan Terminal, Anda bisa melakukan hampir segala hal di Ubuntu. Tentu saja untuk itu, Anda membutuhkan panduan. Panduan ini ditulis untuk memenuhinya.terminal-1

2. Metode Saya

Metode yang saya tempuh dalam menyusun tulisan ini adalah menampilkan perintah-perintah yang paling penting saja, yang sehari-hari digunakan oleh pengguna desktop. Adapun perintah yang saya anggap tidak penting (untuk pengguna baru), saya tidak sebutkan di sini. Hal ini ditempuh untuk mempermudah dan sekaligus membuat Anda cepat terbiasa. Metode ini termasuk perkenalan dasar Terminal untuk Anda.

2.1 Mengenal Tampilan Terminal

Anda mesti mengenal dahulu Terminal Anda. Perhatikan gambar skrinsot ini.terminal-2

  1. Perintah.
  2. Output dari perintah.
  3. Kursor pada prompt baru, tempat menulis perintah baru.
  4. Posisi folder Anda, pada contoh ini ~.
  5. Nama user Anda, dalam contoh ini master.
  6. Nama komputer Anda, dalam contoh ini master.
  1. Menu.
  2. Title bar.
  3. Tiga tombol kendali jendela.
  4. Scroll bar.
  5. Close Tab.
  6. Tab bar.
  7. New Tab.

2.2 Cara Penggunaan Terminal

Cara menggunakan Terminal yang paling dasar adalah:

  1. Ketik perintah.
  2. Tekan Enter.
  3. Jika output perintah berjalan terus menerus, tekan Ctrl+C untuk menghentikannya.

Walaupun mungkin Anda telah mengetahuinya, tetapi banyak di luar sana orang yang belum pernah mengenal hal ini.

2.3 Cara Memasukkan Password

Ketika Anda mengerjakan perintah yang diawali sudo, Anda pasti akan dimintai password. Masukkan password login Anda apa adanya. Anda tidak akan melihat bintang-bintang ketika memasukkan password, sebagaimana yang Anda lihat ketika login di web. Itu memang sistem kerjanya. Perhatikan gambar skrinsot berikut.

terminal-3

3. Daftar Istilah

Nomor

Istilah

Arti

1

$HOME Alamat folder pengguna Anda. Karena setiap orang memiliki alamat folder pengguna yang berbeda, maka harus dibuat satu variabel dalam tulisan ini untuk menyeragamkannya.Jika Joko memiliki folder pengguna joko dan budi memiliki folder pengguna budi, maka sebenarnya kedua folder itu beralamat di /home/joko dan /home/budi. $HOME bagi Joko artinya /home/joko, dan bagi budi adalah /home/budi.Jika Anda mengetik cd $HOME di Terminal, Anda akan masuk ke alamat folder pengguna Anda sendiri.

2

~ Karakter tilde. Singkatan paling ringkas untuk $HOME.Mengetik cd $HOME sama dengan cd ~. Perintah ls $HOME juga sama hasilnya dengan ls ~.

3

Direktori Nama lain dari “folder”.

4

Dependensi Dependensi (Inggris: dependency) secara harfiah artinya ketergantungan. Secara istilah adalah suatu paket yang dibutuhkan oleh paket yang akan diinstal di Linux. Inti dari seluruh jenis sistem manajemen paket di Linux adalah dependency resolving (penyelesaian dependensi), yakni menemukan, mengunduh, dan menginstalkan secara otomatis suatu program untuk pengguna. Secara sederhana, dependensi itu adalah program-program yang harus diinstal sebelum program yang diinginkan diinstal. Konsep ini sama persis dengan di Windows, Anda perlu menginstal .NET Framework atau Java Runtime Environment sebelum menginstal aplikasi tertentu. Ini yang akan Anda hadapi di Linux setiap kali Anda menginstal suatu aplikasi. Maka dalam panduan ini, Anda akan diajak untuk memahami bagaimana menggunakan manajer paket untuk melakukan manajemen paket, yakni instalasi dan uninstalasi.

4. Shortcut Key

Nomor

Shortcut

Fungsi

1

TAB Melengkapi otomatis ketikan yang belum lengkap.Misalnya Anda menemukan nama folder atau berkas yang sangat panjang atau susah diketik seperti buku-pelajaran0_1.6-i386.deb. Cukup ketik huruf awalnya saja lalu tekan TAB, maka Terminal akan otomatis melengkapinya.

2

Ctrl+L Membersihkan teks dari layar, sama dengan perintah clear tetapi lebih cepat.

3

Ctrl+U Menghapus mulai dari posisi kursor sampai awal baris.

4

Ctrl+K Kebalikan Ctrl+U, menghapus mulai dari posisi kursor sampai akhir baris.

5

Ctrl+W Menghapus satu kata ke belakang kursor.

6

Ctrl+Y Yank, paste setelah Ctrl+U atau Ctrl+K atau Ctrl+W. Karena sebetulnya mereka bertiga bukan DELETE tetapi hanya CUT.

7

Ctrl+Shift+C Copy, menyalin teks dari Terminal Emulator. Biasa dipakai untuk googling pesan error.

8

Ctrl+Shift+V Paste, mem-paste teks ke dalam Terminal Emulator. Bisa dilakukan untuk troubleshooting atau instal suatu program dari tutorial yang ada.

9

Ctrl+A Kembalikan kursor ke awal baris.

10

Ctrl+E Kembalikan kursor ke akhir baris.

11

Ctrl+R Search, mencari perintah dari history perintah yang pernah dilakukan sesuai kata kunci yang diketik.

12

Alt+Printscreen+REISUB REISUB diketik biasa. Restart darurat. Sangat berguna ketika Linux hang. Menghindari kerusakan hardware. Jangan dilakukan ketika tidak ada masalah.

13

Alt+Printscreen+REISUO REISUO diketik biasa. Shutdown darurat. Sama dengan yang di atas.

14

Alt+Printscreen+K Logout darurat. Anda akan langsung dilemparkan ke layar login.

5. Perintah

5.1 Sistem Manajemen Paket

Nomor

Perintah

Contoh

Fungsi

1

sudo apt-get update

sudo apt-get update

Mengambil daftar isi dari server repositori yang digunakan oleh Ubuntu, berdasarkan berkas /etc/apt/sources.list. Daftar isi ini disimpan di dalam /var/lib/apt/lists/.

Jika sources.list mengarah ke server Universitas Indonesia, maka sudo apt-get update akan mengambil daftar isi untuk repositori Ubuntu dari Universitas Indonesia (bukan dari UGM atau AMIKOM yang lain).

Perintah ini dilakukan hanya ketika pertama kali instal Ubuntu, atau ketika Anda menambah/mengurangi repositori. Intinya, daftar isi server repositori harus diketahui oleh apt-get supaya dia bisa mencari dan menginstal.

2

sudo apt-get install

  1. sudo apt-get install inkscape

  2. sudo apt-get install vlc

  3. sudo apt-get install inkscape vlc

Perintah untuk menginstal aplikasi sesuai nama yang dimasukkan. Aturan penulisannya adalah tidak ada huruf besar, dan harus sesuai dengan nama yang ada di dalam daftar isi server repositori. Anda boleh menginstal beberapa nama aplikasi bersamaan seperti contoh nomor 3 di samping.

3

sudo apt-get remove

  1. sudo apt-get remove inkscape

  2. sudo apt-get remove vlc

  3. sudo apt-get remove inkscape vlc

Fungsi Pertama

Perintah untuk uninstal aplikasi sesuai nama yang dimasukkan.

Aturannya sama dengan sudo apt-get install. Hasil uninstal biasanya adalah nama paket yang diminta saja yang dihapus, biasanya tidak termasuk dependensinya.

4

sudo apt-get autoremove

  1. sudo apt-get autoremove inkscape

  2. sudo apt-get autoremove vlc

  3. sudo apt-get autoremove inkscape vlc

Perintah untuk uninstal secara lebih cermat, yakni menguninstal suatu aplikasi beserta semua dependensi yang dibawanya ketika instalasi.

Jadi jika ketika sudo apt-get install inkscape, sistem menginstal pula X, Y, Z, maka sudo apt-get remove inkscape hanya akan me-remove inkscape sedangkan X, Y, Z masih tersisa di komputer.

Jika Anda ingin menguninstal secara bersih, maka sudo apt-get autoremove inkscape akan menguninstal inkscape beserta X, Y, Z sekaligus.

Fungsi Kedua

Perintah ini akan mencari semua paket (yakni paket dependensi) yang sudah tidak diperlukan lagi (biasanya karena paket yang membawanya sudah di-remove). Setelah dicari, perintah ini akan menguninstalnya sehingga sistem Anda mendapat tambahan ruang kosong.

5

apt-cache search

  1. apt-cache search “video player”

  2. apt-cache search “audio player”

  3. apt-cache search office suite

  4. apt-cache search “office suite”

  5. apt-cache search photoshop

  6. apt-cache search corel

  7. apt-cache search winamp

  8. apt-cache search download manager

Perintah untuk mencari suatu nama paket di dalam daftar isi server repositori yang sudah diunduh dengan sudo apt-get update.

Aturannya adalah kata kunci ditulis setelah perintah. Boleh lebih dari satu kata, boleh dikutip dengan tanda kutip maupun tidak.

Dengan perintah ini, Anda bisa mencari suatu program yang sesuai kebutuhan tanpa Anda perlu mencari di Google. Anda telah memiliki database yang sangat besar untuk aplikasi-aplikasi yang Anda perlukan, di dalam komputer Anda sendiri, karena Anda sudah melakukan sudo apt-get update.

6

sudo dpkg -i <nama_paket>

  1. sudo dpkg -i google_chrome.deb

  2. sudo dpkg -i *.deb

Perintah ini sangat biasa dilakukan oleh pengguna Ubuntu yang offline. Biasanya, paket DEB diambil dari situs seperti apt-web atau dari sesama pengguna offline.

Perintah ini melakukan instalasi untuk paket DEB di dalam sebuah folder. Tentu Anda harus masuk dulu ke dalam folder itu untuk melakukan instalasi. Jangan melakukan instalasi di dalam flash disk / hard disk berformat FAT atau selain filesystem Linux, karena hal itu tidak bisa dilakukan.

Contoh perintah pertama berlaku jika berkasnya hanya satu di dalam sebuah folder.

Contoh perintah kedua berlaku jika berkasnya banyak di dalam sebuah folder dan Anda tidak mau melakukan perintah sudo dpkg -i satu per satu.

5.2 Konfigurasi Dasar

5.2.1 Ilmu Pengetahuan

Satu aksioma yang mendarah daging di dunia Linux adalah Anda telah memperoleh semua sumber daya pengetahuan di dalam Linux Anda sendiri. Sumber daya itu adalah dokumentasi, yang berupa manual dan help. Ada 4 perintah yang bisa dipakai membaca dokumentasi, yakni manual, –help, apropos,dan info. Maka untuk mempelajari Linux, Anda cukup memanggil salah satu dari 4 perintah tersebut. Anda perlu tahu cara membukanya.

Nomor

Perintah

Hasil

Fungsi

1

man ls

 teminal-4

Menayangkan dokumentasi teks manual untuk perintah ls. Sangat berguna ketika Anda tidak tahu cara menggunakan ls, atau maksud dari opsi-opsinya, atau ingin tahu siapa developernya.

2

man cp

 terminal-5

Menayangkan dokumentasi teks manual untuk perintah cp.

3

man mv

 terminal-6

Menayangkan dokumentasi teks manual untuk perintah mv.

4

man rm

 terminal-7

Menayangkan dokumentasi teks manual untuk perintah rm.

5

man <nama_perintah>

 terminal-7

Menayangkan dokumentasi teks manual untuk perintah apa saja.

Gambar contoh di samping menunjukkan pengetikan perintah yang benar kemudian hasilnya. Perintah yang dipilih pada contoh adalah rm, untuk dibaca manualnya.

6

<perintah> –help

 terminal-10

Sebenarnya –help bukanlah sebuah perintah. Ini adalah opsi untuk setiap perintah di Linux. Bisa dibilang, –help adalah versi ringkas dari man. Ini sering dipakai jika kita hanya ingin mengetahui contoh pemakaian perintah secara cepat tanpa harus membaca panjang seperti dengan man.

Contoh penggunaannya adalah:

  1. cd –help

  2. ls –help

  3. rm –help

  4. mkdir –help

7

apropos <yang_ingin_diketahui>

 terminal-11

apropos adalah perintah untuk mencari di dalam database Linux, perintah-perintah apa saja yang sesuai dengan keinginan Anda.

Contoh di samping adalah perintah apropos download, yang mencari kemudian menampilkan semua manual yang berhubungan dengan download.

Pendek kata, jika Anda tidak tahu harus mengetik perintah man apa, maka apropos akan mencarikannya untuk Anda.

8

info

 terminal-12

Perintah info adalah perintah untuk membaca dokumentasi dengan standar ekstensi .info di Linux. Jika Anda mengetik info di Terminal, maka Anda akan membuka sebuah menu yang berisi banyak sekali pilihan ilmu pengetahuan seputar Linux.

Pada contoh di samping, cukup arahkan kursor pada baris berawalan bintang (*) yang mau dibaca, lalu tekan enter.

5.2.2 Navigasi Folder

Navigasi folder adalah teknik keluar-masuk dan segala hal yang berhubungan dengan folder. Anda akan membuat, memasuki, keluar dari, dan melakukan apa pun yang berhubungan dengan isi suatu folder. Teknik ini sangat penting. Ini akan selalu digunakan setiap hari sampai kapan pun. Praktikkan contoh-contoh berikut.

Nomor

Perintah

Hasil

Fungsi

1

pwd

  1. /home/master

  2. /home/namaku

  3. /usr/bin

Menayangkan alamat folder yang Anda berada di dalamnya sekarang. pwd artinya print working directory (cetak direktori kerja).

2

ls

 terminal-13

Menayangkan isi (folder dan berkas-berkas) dari folder yang Anda sedang berada di dalamnya.

Jika Anda ada di Home, maka ls akan menayangkan isi dari Home. Jika Anda ada di /usr/bin, maka ls juga akan menayangkan isi dari /usr/bin.

3

ls -d */

 terminal-14

Menayangkan hanya folder saja di dalam satu folder. Yang selain folder tidak ditayangkan.

Maksud opsi -d adalah tayangkan hanya direktori.

Maksud argumen */ adalah tayangkan nama-nama yang diakhiri dengan / (slash). Berkas biasa tidak akan memiliki / di akhir nama. Hanya folder yang memilikinya.

ls -lah

 terminal-15

Menayangkan seluruh berkas (baik yang hidden maupun yang tidak) yang ada dalam satu folder, lengkap dengan atributnya, dan semua atribut ditayangkan dalam format yang dimengerti manusia (yakni KB/MB/GB bukan byte).

Opsi -l maksudnya list, menayangkan seluruh berkas beserta seluruh atributnya dalam daftar.

Opsi -a maksudnya all, menayangkan semua berkas tidak terkecuali yang hidden.

Opsi -h maksudnya human, menayangkan atribut dalam format yang dimengerti manusia.

4

cd <alamat>

 terminal-16

Perintah untuk mengganti direktori, alias pindah folder (cd = change directory). Jika ditulis cd begitu saja tanpa argumen, maka secara default Anda akan dibawa ke $HOME Anda.

Misalnya Anda ada di /usr/bin, maka dengan cd (tanpa imbuhan apa-apa), Anda kembali ke /home/Anda.

Misalnya Anda ada di /home/Anda. Dengan cd /home/Anda/Publik/, maka Anda pindah ke folder tersebut.

5

cd ..

 terminal-17

Pindah folder satu tingkat ke atas.

Misalnya Anda ada di /home/Anda/Dokumen/Sekolah. Dengan cd .., Anda pindah satu level ke /home/Anda/Dokumen.

6

cd ../../

 terminal-18

Pindah folder dua tingkat ke atas.

Hal yang sama berlaku untuk kelipatannya.

Misalnya Anda berada di /home/Anda/Dokumen/Sekolah. Dengan cd ../../, Anda akan pindah dua level ke /home/Anda.

Untuk kelipatannya, misalnya Anda berada di /home/Anda/Dokumen/Sekolah. Perintah cd ../../../ akan membawa Anda tiga level ke /home.

7

cd “folder berspasi”

 terminal-19

Dengan memberikan tanda kutip, Anda bisa pindah direktori ke folder yang namanya memiliki spasi. Jika tidak, Anda akan menemui pesan error No such file or directory.

8

cp -r <source> <destination>

 terminal-20

Copy -recursive, menyalin suatu folder (dan isinya jika ada) ke folder lain.

Jika ada pesan cp: omitting directory, itu artinya folder gagal disalin. Perhatikan opsi -r di situ.

9

cp <source> <destination>

 terminal-21

Copy, menyalin file (bukan folder) ke folder lain.

10

mv <source> <destination>

 terminal-22

Move, memindahkan suatu berkas atau folder ke folder lain. Perintah mv bisa disamakan dengan cut-paste atau rename.

11

mkdir <nama_folder>

 terminal-23

Make directory. Membuat folder baru.

5.2.3 Editing

Editing atau penyuntingan adalah hal yang vital di Linux. Anda akan melakukan konfigurasi dengan mengubah teks-teks, yang dengan itu Linux berperilaku sesuai kehendak Anda. Maka Anda perlu tahu berkas-berkas mana saja yang biasa diedit dan bagaimana caranya.

Nomor

Perintah

Hasil

Fungsi

1

history

 terminal-24

Menayangkan riwayat dari perintah yang kita lakukan.

Perintah ini sangatlah berguna untuk melihat kembali apa yang kita lakukan sebelumnya. Misalnya untuk troubleshooting ketika kita mengalami error.

2

nano

 terminal-25

Notepad di dalam terminal. Nano adalah text editor legendaris di Linux.

Ctrl+O = save.

Ctrl+X = exit.

3

sudo nano /etc/apt/sources.list

 terminal-26

Menyunting berkas pengaturan sumber repositori Ubuntu.

Anda akan sering melakukan ini karena ini sangat penting di Ubuntu. Kegunaannya biasanya:

  1. Ganti repo dari server luar ke server Indonesia.

  2. Mematikan salah satu repo yang tidak perlu.

  3. Menghidupkan kembali repo yang dibutuhkan.

  4. Menambahkan repo baru.

4

sudo nano /etc/apt/apt.conf

 terminal-27

Menyunting berkas konfigurasi apt untuk sambungan internet melalui proxy server.

Panduan lebih lanjut bisa dibaca di bagian 8. Lebih Lanjut nomor 9.

5

sudo nano /etc/resolv.conf

 terminal-28

Mengubah nomor IP DNS yang digunakan untuk terhubung ke internet.

6

sudo nano /boot/grub/grub.conf

Mengubah urutan booting pada bootloader atau mengonfigurasi suatu pengaturan ketika booting. Anda bisa mengatur supaya Windows diletakkan di urutan pertama atau sebaliknya (jika dualboot dengan Windows).

5.2.4 Komando

Komando, teknik untuk memerintah Linux antara power on dan power off. Anda juga perlu mengetahui cara komando proses atau service yang sedang berjalan.

Nomor

Perintah

Hasil

Fungsi

1

sudo halt

Shutdown.

2

sudo reboot

Restart.

3

sudo init 0

Shutdown, lebih cepat daripada halt.

4

sudo init 6

Restart, lebih cepat daripada reboot.

5

kill -9 -1

Logout cepat, sama dengan Alt+Printscreen+K.

6

killall <nama_program>

 terminal-29

Mematikan proses suatu program berdasarkan namanya, bukan berdasarkan nomor ID prosesnya. killall sangat berguna ketika ada suatu aplikasi yang hang, sedangkan klik tombol X tidak berfungsi untuk mematikannya.

7

xkill

 terminal-30

Perintah ini mengubah kursor Anda menjadi tengkorak. Jika ada suatu jendela diklik dengan itu, maka jendela itu akan langsung mati.

Bisa dibilang, ini cara GUI untuk perintah kill dan killall.

8

sudo service network-manager restart

 terminal-31

Perintah ini memanggil perintah service dan membuat perintah itu me-restart service network-manager.

Sebagai contoh, Network Manager Anda akan ikut di-restart jika perintah ini dikerjakan.

9

sudo service <nama_service> <komando>

 terminal-32

Ini adalah model perintah untuk perintah di atas, dipakai untuk nama_service yang kita inginkan. Misalnya saja apache2, mysqld, dan lain-lain.

Komando yang bisa dikerjakan antara lain:

  1. start

  2. stop

  3. restart

10

sudo /etc/init.d/apache2 restart

 terminal-33

Perintah ini adalah bentuk lain dari model perintah di atas, yang hasilnya sama-sama me-restart suatu proses.

Dalam contoh di samping, yang di-restart adalah apache2. Anda bisa menggunakannya untuk service apa saja yang ada di dalam /etc/init/

6. Pesan Error yang Sering Muncul

Nomor

Pesan Error

Arti

Solusi

1

No such file or directory

Tidak ada berkas atau direktori yang dimaksud.

Pesan error ini bisa muncul di segala bidang Ubuntu Anda baik di sistem manajemen paket maupun konfigurasi dasar.

Sebabnya:

  1. Mungkin Anda salah mengetik nama berkas atau nama folder.

  2. Mungkin nama program, berkas atau folder yang Anda minta sudah tidak ada.

Di UNIX, BSD, dan Linux, Anda tidak diizinkan salah ketik. Ketikan harus benar 100% baik spasinya, besar-kecilnya, maupun panjangnya.

2

Unable to locate package XYZ

Tidak dapat menemukan paket XYZ.

Ini adalah pesan error yang umum dari apt.

Sebabnya:

  1. Mungkin Anda salah mengetik nama paket.

  2. Mungkin nama paket yang Anda minta memang tidak ada.

  3. Mungkin Anda belum pernah melakukan sudo apt-get update.

  4. Mungkin pengaturan sources.list Anda belum tepat.

Solusinya sangat banyak jenisnya bergantung kepada masalah apa yang sebetulnya terjadi dengan XYZ. Googling adalah jalan termudah. Namun sudo apt-get -f install adalah solusi paling sering digunakan.

3

E: Unmet dependencies. Try ‘apt-get -f install’ with no packages (or specify a solution).

Ada masalah dependensi ketika Anda menginstal suatu paket. Bisa jadi ini dikarenakan Anda menggunakan komposisi repositori yang salah

Baca pesan error-nya. Try ‘apt-get -f install’ itu maksudnya “cobalah perintah apt-get -f install”.

4

E: Unable to correct problems, you have held broken packages.

Ada masalah dependensi atau mungkin salah satu paket yang Anda instal cacat.

Metode paling umum: sudo apt-get -f install

Metode lain: karena ini biasanya masalah spesifik suatu paket tertentu, maka solusinya juga spesifik. Jalan paling cepat adalah googling dengan pesan error yang muncul.

7. Rangkuman

Sampai di sini, Anda telah mempelajari 2 hal dasar yang akan selalu Anda gunakan sampai kapan pun di Linux:

  1. Sistem manajemen paket.
  2. Konfigurasi dasar.

Untuk menguasai sistem manajemen paket, Anda belajar bagaimana menggunakan apt selaku manajer paket di Ubuntu. Anda juga belajar bagaimana menggunakan dpkg untuk menginstal paket secara langsung. Dua program ini (apt dan dpkg) adalah dua program yang menangani seluruh sistem manajemen paket di Ubuntu. Anda menguasainya, Anda bisa melakukan apa saja.

Untuk menguasai konfigurasi dasar (untuk keperluan sehari-hari), Anda belajar 4 hal penting yakni Ilmu Pengetahuan (Terminal), Navigasi Folder, Editing, dan Komando. Ingatlah bahwa ke mana pun Anda pergi, menggunakan distro apa pun, Anda tidak akan pernah lepas dari hal-hal ini. Anda menguasainya, Anda bisa melakukan apa saja.

Bonus bagi Anda adalah mengetahui Pesan Error yang Sering Muncul. Jika Anda telah mempelajarinya sebelum Anda mengalami sendiri, jalan belajar Anda akan lebih mudah. Dengan mengetahui ini, Anda bisa memecahkan masalah sendiri atau bahkan membantu memecahkan masalah orang lain.

8. Lebih Lanjut

otodidak-ambiance-unity

Jika Anda membaca sampai bagian ini, selamat. Anda sudah belajar sebagian dari apa yang mesti dipelajari pengguna Linux. Anda telah memperoleh hal-hal yang Anda perlukan paling minimalnya untuk sehari-hari. Lebih lanjut, Anda bisa meneruskan belajar dengan membaca pranala-pranala berikut. Semua pranala di sini berbahasa Indonesia.

  1. https://malsasa.wordpress.com/2013/05/26/googling-pun-butuh-kemampuan/ (Anda akan senantiasa perlu googling dan harus tahu ilmunya)
  2. https://malsasa.wordpress.com/2014/01/27/panduan-ringkas-apt-get/ (panduan lebih lanjut untuk apt, karena Anda akan selalu memerlukan apt)
  3. https://malsasa.wordpress.com/2013/10/15/daftar-lengkap-repositori-lokal-ubuntu-12-04-plus-cara-mengaturnya/ (panduan lebih lanjut bagaimana memilih mengonfigurasi repositori Anda, karena apt selalu memerlukan repositori)
  4. http://modemlinux.wordpress.com/daftar-tutorial-modem-linux/ (daftar panduan untuk menginstal modem USB di Linux)
  5. http://offlineuser.wordpress.com (daftar tutorial instalasi aplikasi secara offline di Linux)
  6. http://hardwareubuntu.wordpress.com (daftar hardware kompatibel dan tutorial instalasinya di Linux)
  7. https://malsasa.wordpress.com/2013/01/20/tutorial-shell-dasar-5-menit/ (panduan dasar perintah-perintah Terminal yang lebih banyak lagi)
  8. https://malsasa.wordpress.com/pdf (kumpulan tutorial Terminal dan dasar-dasar Linux berbahasa Indonesia yang cukup lengkap)
  9. https://malsasa.wordpress.com/2012/11/26/bagaimana-mengatur-apt-get-di-belakang-proxy-server/ (pengaturan koneksi proxy server untuk apt)
  10. http://ikc.dinus.ac.id/berseri/ikc-linux/index.php (laman terlengkap dalam Bahasa Indonesia untuk memandu mereka yang migrasi dari Windows ke Linux)
  11. https://malsasa.wordpress.com/2013/02/24/otodidak-versi-1-dirilis/ (aplikasi belajar Linux dan simulator Terminal khusus pemula)

9. Penutup

Anda tidak bisa mempelajari sepeda tanpa Anda mencobanya. Sama dengan Terminal. Dan tidak ada yang tidak pernah terjatuh ketika belajar. Silakan memulai hari ini.

10. Tentang Tulisan Ini

Tulisan ini disusun berdasarkan saran dari Bapak Breng Ngose mengenai panduan Terminal yang mudah dipahami pemula. Tulisan ini dikerjakan dengan Libreoffice Writer 4.3 dan 3.5. Skrinsot dikerjakan dengan KSnapshot 0.8.2 dan Shutter 0.88.1. Anotasi gambar dikerjakan dengan Inkscape 0.91. Tulisan ini mulai disusun pada September 2014 dan diselesaikan pada 7 Oktober 2014. Tulisan ini tidak ditutup kemungkinannya untuk direvisi. Penulis mohon maaf untuk segala kesalahannya. Semoga tulisan ini bermanfaat.

21 thoughts on “Panduan Dasar Terminal Ubuntu untuk Pemula

  1. Ping balik: Kalau Linux Mau Maju… | Ade Malsasa Akbar

  2. Lubuntu

    Terima kasih gan Malsasa. Pdf nya sangat membantu ketika offline. :)
    Apakah daftar perintah terminal dipanduan ini untuk Debian dan turunannya, apa untuk semua distro Linux ?

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Sama-sama, Kang.

      Perlu diperhatikan 2 hal ini.

      1) Perintah dasar sistem semacam cat, cp, mv, ls, dan lain-lain yang memang ada di seluruh distro.

      2) Perintah yang menjadi bagian sistem manajemen paket distro tersebut, misalnya keluarga Debian punya apt dan dpkg, sedangkan keluarga Fedora punya yum dan rpm. Nah, yang seperti ini baru akan spesifik di setiap distronya.

      Tutorial saya yang ini lebih banyak membahas nomor 2, karena yang terpenting untuk pemula pelajari memang adalah sistem manajemen paket. Jadi hanya akan berlaku di Debian, Ubuntu, dan keturunannya. Tentulah, karena Fedora dan teman-temannya tidak memiliki apt.

      Balas
  3. Ping balik: KNotes Ingat Aku Per 17 Maret 2015 | RESTAVA

  4. Ping balik: Mulai Belajar Linux | RESTAVA

Dilarang menggunakan emotikon

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s