Daftar Aplikasi Linux Sehari-Hari


Bismillahirrahmanirrahim.

distributor-logo-ubuntu

Daftar aplikasi di Linux yang menjadi padanan untuk aplikasi Windows itu sangat penting. Ini dikarenakan banyaknya orang awam yang berminat menggunakan Linux. Jika Anda belum banyak mengetahui tentang Linux, maka tulisan ini untuk Anda. Saya bagi tulisan ini menjadi 2 bagian, yakni daftar aplikasi bawaan Ubuntu maupun tambahan. Aplikasi yang ditera di dalam tulisan ini adalah aplikasi asli di Linux, bukan aplikasi EXE yang dijalankan melalui Wine. Daftar ini walaupun asalnya ditulis berdasarkan Ubuntu, tetapi semua aplikasinya tersedia di seluruh distro Linux selain Ubuntu juga. Daftar ini sengaja dilengkapi dengan banyak skrinsot agar menarik dibaca. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Daftar Isi

  • A. Aplikasi-Aplikasi Bawaan Ubuntu
  • B. Aplikasi-Aplikasi Tambahan Utama
  • Penutup
  • Referensi

A. Aplikasi-Aplikasi Bawaan Ubuntu

Berikut ini daftar aplikasi penting bawaan Ubuntu 14.04 Trusy Tahr. Saya menulis berdasarkan skrinsot yang saya ambil dari live session di Trusty. Tulisan ini tidak disusun berurutan berdasarkan peringkat tertentu tetapi mereka disusun semampu penulisnya.

1. Libreoffice (pengganti Microsoft Office)

Jika Anda bertanya soal pengetikan dokumen di Linux, maka Anda dijawab dengan Libreoffice. Di Ubuntu, Anda memperoleh paket Libreoffice yang terdiri dari 3 komponen terpenting yakni Writer (Word), Calc (Excel), dan Impress (Powerpoint). Di Windows, Anda tidak memperoleh paket Microsoft Office dalam bawaan instalasi Windows. Anda harus membeli lisensinya dahulu. Di Ubuntu, paket office sudah menjadi bawaan standar.

libreoffice

2. Firefox (untuk browsing)

Kalau Anda belum tahu apa itu open source, lihatlah Firefox. Karena dia ini open source software, maka dia ada di semua sistem operasi. Tidak hanya ada di Windows. Bahkan, Firefox adalah browser bawaan resmi Ubuntu.

firefox

3. Nautilus (pengganti Windows Explorer)

Jika Anda bertanya bagaimana mengelola folder dan file di Linux, maka lihat Nautilus di Ubuntu. Inilah file manager resmi yang akan Anda gunakan sehari-hari. Boleh dikata, tampilannya mirip Finder di Mac OS X. Antarmukanya relatif lebih sederhana daripada Windows Explorer. Show hidden files di Nautilus cukup dilakukan dengan Ctrl+H.

nautilus

nautilus-search-2

4. Rhythmbox (pengganti Windows Media Player dan Winamp)

Ubuntu memiliki “Winamp” bawaan yang bernama Rhytmbox. Walau secara bawaan Ubuntu tidak bisa memainkan MP3 (karena format MP3 itu format yang bertentangan dengan lisensi Ubuntu), tetapi setelah Anda menginstal paket ubuntu-restricted-extras, Rhythmbox akan mampu memainkan MP3 dan semua format audio lainnya.

rhythmbox

5. Totem (pengganti Windows Media Player dan Media Player Classic)

Ubuntu juga memiliki “Windows Media Player” bawaan yang bernama Totem. Aplikasi ini sangat sederhana untuk memainkan video (maupun audio). Sama seperti Rhythmbox, karena masalah lisensi, MP4 tidak bisa diputar di Totem. Anda harus menginstal dulu paket ubuntu-restricted-extras baru Totem bisa memainkan semua format video.

totem

6. Thunderbird (pengganti Outlook)

Jika Anda ingin mail client seperti Outlook, Anda memperoleh Thunderbird di Ubuntu. Sebagaimana Firefox, karena sifatnya yang open source, Thunderbird pun ada di semua sistem operasi. Thunderbird adalah main client yang powerful karena dukungannya terhadap POP dan IMAP. Serta dia punya fitur login Gmail yang praktis plus banyak fitur lain. Bahkan Thunderbird terbaru kini memiliki fitur IRC.

thunderbird

7. Empathy (pengganti Yahoo Messenger)

Anda butuh chatting? Ubuntu punya instant messenger bawaan yang bernama Empathy. Ia bisa menghubungkan Anda ke YM, Jabber, Facebook, dan lain-lain. Bahkan Empathy bisa menjadi IRC client (Anda harus menginstal paket account-plugin-irc dulu). Bisa dibilang, Empathy adalah YM yang all in one.

empathy

8. Evince (pengganti Adobe Reader)

Ubuntu sudah memiliki PDF reader bawaan yang bernama Evince. Anda bisa membaca PDF tanpa menginstal aplikasi tambahan.

evince

9. Eye of GNOME (pengganti Windows Image Viewer)

Jika Anda membuka sebuah gambar di Ubuntu, maka Eye of GNOME otomatis akan menayangkannya. Aplikasi ini sangat ringan dan enteng.

penampil-gambar

10. Help Center

Setiap sistem operasi profesional wajib menyertakan help documentation. Ubuntu menyertakannya dalam Ubuntu Desktop Guide. Di dalamnya, terdapat dokumentasi resmi dari Canonical mengenai bagaimana menggunakan Ubuntu. Semuanya ada di sini. Bacalah dulu sebelum Anda bekerja dengan Ubuntu. help-center

11. GNOME System Monitor (pengganti Task Manager)

Jika Anda bertanya apakah ada task manager di Ubuntu maka jawabannya GNOME System Monitor.

task-manager

12. GNOME Control Center (pengganti Windows Control Panel)

Jika Anda bertanya di mana Control Panel di Ubuntu maka System Settings (GNOME Control Center) jawabannya. Di sini Anda akan melihat kumpulan pengaturan Ubuntu secara lengkap. Dan detail dari komputer/OS Anda bisa dilihat di bagian Details.

control-panel

13. Baobab Disk Usage Analizer

Baobab ini seperti Xinorbis atau WInDirStat di Windows. Dia praktis untuk memindai suatu folder atau suatu HDD dan menayangkan berapa besar ukuran masing-masing plus persentasenya. Baobab sudah tersedia secara default.

baobab

14. Disk Utility (pengganti Windows Disk Manager dan klik kanan Format)

Jika Anda bertanya bagaimana memformat flash disk di Ubuntu maka DIsk Utility jawabannya. Dia juga bisa memformat HDD atau suatu partisi dalam HDD. Dia juga bisa mem-backup seluruh isi partisi ke dalam image file dan sekaligus me-restore-nya.

disk-utility-2 disk-utility-3 disk-utility-4 disk-utility

15. Brasero (pengganti Windows Burner atau Nero Burning ROM)

Jika Anda bertanya dengan apa kita membaar CD di Ubuntu maka Brasero jawabannya. Ia mampu membakar data atau image file ke dalam media optik semacam CD atau DVD. Tampilannya sangat sederhana dengan fitur yang mendasar untuk kebutuhan Anda.

brasero

B. Aplikasi-Aplikasi Tambahan Utama

Ubuntu dan Linux pada umumnya berbeda jauh dari Windows. Jika di Windows tidak ada konsep application store atau software center, maka di Linux itu sudah jadi tradisi sejak lama. Di Linux, kita instal aplikasi seperti di Android. Kita terhubung ke internet melalui program software manager, kita pilih aplikasi, lalu program itu mengunduhkan dan menginstalkan aplikasi tersebut ke dalam Linux kita. Di Ubuntu, kita memiliki Ubuntu Software Center untuk melakukan hal tersebut. Tentu hal ini juga bisa dilakukan secara utuh di Terminal. Anda akan menemukan banyak sekali aplikasi yang manfaatnya sama seperti di Windows dengan melihat daftar ini. Daftar ini tidak disusun berdasar urutan tertentu melainkan disusun semampu penulisnya.

1. Inkscape

Jika Anda bertanya apa pengganti CorelDRAW di Linux maka Inkscape jawabannya. Fitur-fiturnya serupa dengan editor vektor lainnya semacam Adobe Illustrator. Jika ingin menggunakannya, lihat tutorial yang tersedia.

2. GIMP

Jika Anda bertanya apa pengganti Photoshop di Linux maka GIMP jawabannya. Fitur-fiturnya serupa dengan Photoshop dan GIMP adalah perpaduan sempurna dengan Inkscape untuk desain grafis.

gimp-editor

3. Geany

Jika Anda bertanya apakah ada Notepad++ atau DevC++ di Linux, maka banyak sekali jawabannya. Salah satu yang terbaik adalah Geany. Geany ini kecil, ringan, sangat cepat, mendukung semua bahasa, punya build options, bisa dipakai untuk devel aplikasi desktop, ARM, AVR, maupun web. Di balik seluruh kelengkapannya, Geany memiliki tampilan yang sederhana sehingga sangat cocok untuk mereka yang belum pernah memrogram.

geany

4. Hexchat

Jika Anda mencari mIRC di Linux, atau Anda tanya bagaimana bertanya langsung kepada para pakar Linux Indonesia, maka IRC client seperti Hexchat jawabannya. Walaupun tidak hanya Hexchat aplikasi IRC Client di Linux. Hexchat adalah aplikasi open source yang dikembangkan dari XChat. Fitur-fiturnya lengkap sebagaimana IRC client profesional macam mIRC. Ia pun mendukung skrip dan perintah-perintah IRC.

hexchat

5. Synaptic

Anda tidak menemukan konsep software center di Windows. Anda menemukannya di Android atau iOS. Di situlah aplikasi software center bermanfaat. Di dalam hal ini, ada sebuah software legendaris di Debian dan Ubuntu, yang bernama Synaptic. Sebelum Ubuntu menggunakan Ubuntu Software Center (USC), dulu Ubuntu selalu membawa Synaptic di setiap rilis. Synaptic jauh lebih komprehensif dan lengkap dibanding USC. Jika Anda ingin belajar bagaimana sistem manajemen paket di Ubuntu, Synaptic lebih baik diinstal dibanding USC. Anda bisa memilih paket-paket, memberi tanda instal, kemudian baru melakukan Apply. Synaptic itu informatif. Dia menayangkan kecepatan unduhan dan progress bar untuk setiap paket ketika mengunduh. Dan dia menayangkan output dari pekerjaan instalasi yang sedang dilakukan dengan jujur.

synaptic

6. Chromium

Chromium adalah open source browser yang menjadi dasar pengembangan Google Chrome. Oleh karena itu, Chromium ada di repo resmi sedangkan Google Chrome tidak. Chromium (dan Chrome) sangat cepat dalam merender halaman web modern. Jika Anda suka open source software, mungkin Anda akan lebih memilih Chromium alih-alih Chrome.

chromium

7. Google Chrome

Chrome adalah browser buatan Google dari Chromium yang dimodifikasi. Lisensi Chrome berbeda dengan Chromium yang menyebabkannya tidak bisa masuk repositori resmi Ubuntu. Namun Anda tetap bisa mengunduh Google Chrome dari situs resminya. Anda bisa melihat perbandingan Chromium dan Chrome pada laman developernya.

  • Cara instal paket DEB Google Chrome: sudo dpkg -i namafileyangdiunduh.deb
  • Bingung? Carilah tutorial instalasinya di Google.

chrome

8. VLC

Jika Anda bertanya apa ada VLC di Linux maka jawabannya ya. VLC itu open source software dan karenanya dia ada di semua sistem operasi. Anda bisa memperoleh VLC langsung dari repo resmi Ubuntu.

vlc

Tentang Tulisan Ini

Tulisan ini dibuat dengan memanfaatkan live session dari Ubuntu 14.04. Semua aplikasi diinstal untuk semata-mata diambil skrinsotnya saja. Tulisan ini tidak terlepas dari kesalahan dan tidak ditutup kemungkinannya untuk direvisi. Penulis mohon maaf atas segala kesalahannya. Tulisan ini mulai ditulis pada 11 Agustus 2014.

Referensi

  1. http://flosmind.wordpress.com/2013/01/22/libreoffice-tutorials/
Iklan

30 thoughts on “Daftar Aplikasi Linux Sehari-Hari

  1. Tuxlin

    Wah komplit sekali kang,.. Kayaknya saya bakal pakai Linux lagi nih, hehehehe… Lagi nyoba-nyoba aplikasi yang pas buat pengganti aplikasi yang saya pake di OS sebelumnya :)

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Komplet sih, belum. Soalnya yang saya simpan dan tidak sempat disebut di sini lebih banyak, Kang. Hanya saja, waktu yang tidak izinkan saya menulisnya. Aplikasi keren punya macam Calibre, Linux Download Manager, Audacious, Alarm Clock, KTorrent, dan lain-lain belum masuk sini, bukan?

      Balas
  2. Ping balik: Pengalaman pertama | Only Joke

  3. Ping balik: langkah-langkah bagi pemula dalam menggunakan linux ( ubuntu 14.04 ) | gudeltekno

  4. Rizaldi

    om Ade..
    minta remkomendasinya dong untuk software pengganti Internet Download Manager (IDM) yang bisa dipakai di ubuntu…

    dan juga software yang bisa menjalankan aplikasi android seperti halnya Bluestacks kalo di Windows..kalo di ubuntu apa om?

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      UX akang beda dengan UX saya. Saya tipe orang yang bisa dan mau pakai software apa saja dan bisa beradaptasi dengan software baru secara relatif cepat. Kalau yang akang maksud paling mirip IDM, pakai XDMAN. Kalau akang mau ikuti jejak saya, pakai uGet. Akang baca aja tulisan saya yang ini https://malsasa.wordpress.com/2013/12/05/daftar-download-manager-pengganti-idm-di-linux-disertai-panduan/. Saya sedang menulis buku tentang IDM di Linux dan semoga bisa diterbitkan dalam waktu dekat.

      Balas
  5. Ping balik: KNotes Ingat Aku Per 17 Maret 2015 | RESTAVA

  6. mekatronik_achmadi

    Barangkali bisa ditambah tentang Geany, bahwa ada fitur embedded terminal yg kompatibel VTE

    Sama seperti embedded terminal di Kate di KDE

    Balas

Dilarang menggunakan emotikon

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s