Kesalahan-Kesalahan Umum Instalasi Linux Dualboot


Bismillahirrahmanirrahim.

Tulisan ini tersedia dalam PDF.

distributor-logo-ubuntuTulisan ini ditujukan sebagai peringatan kepada setiap pemula yang ingin menginstal Linux. Tulisan ini dibuat karena keprihatinan penulis melihat banyaknya orang melakukan instalasi sendiri lalu mengalami kecelakaan instalasi dalam bentuk hilangnya seluruh data. Lebih parah lagi jika kemudian bertanya kepada komunitas soal data recovery, yang hampir mustahil. Hal tragis tersebut ingin penulis minimalisir atau hilangkan kalau bisa dengan tulisan ini. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Isi Tulisan ini

  1. Kaidah Umum
  2. Hambatan Umum
  3. Kesalahan-Kesalahan
  4. Solusi
  5. Kata Kunci Google
  6. Beberapa Tutorial Instalasi Dualboot

1. Kaidah Umum

  1. Pengguna komputer di Indonesia tidak pernah menginstal sendiri OS pada komputernya.
  2. Pengguna komputer di Indonesia biasa menyerahkan instalasi OS kepada teknisi atau penjual komputer.
  3. Pengguna komputer di Indonesia tidak berpengalaman menginstal OS sendiri.

2. Hambatan Umum

  1. Memiliki Windows di komputer yang sama.
  2. UEFI.
  3. Ketiadaan pembimbing langsung yang berada di tempat.
  4. Menginstal suatu OS butuh ilmu dan pengalaman.

Jika Anda memerhatikan kebanyakan kecelakaan instalasi di Indonesia, itu semua berpangkal kepada salah pemartisian. Semua kesalahan pemartisian berpangkal pada keberadaan OS lain yang ada di komputer yang sama. Dalam hal ini, hampir bisa dipastikan OS tersebut ialah Windows. Seharusnya instalasi Linux itu sangat mudah. Namun karena di dalam komputer yang sama sudah ada Windows-lah instalasi Linux menjadi susah dan berisiko. Seandainya Windows tidak ada, maka Anda tidak akan takut kehilangan data atau salah membuat partisi. Permasalahan berikutnya adalah semua pengguna tidak mau kehilangan Windows. Maka jika demikian, seharusnya setiap pengguna mau mencari tutorial dualboot supaya tidak ada lagi kecelakaan instalasi terjadi.

3. Kesalahan-Kesalahan

  1. Tidak mau banyak membaca tutorial instalasi Linux.
  2. Tidak mau memahami sungguh-sungguh semua tutorial instalasi yang sudah diperoleh.
  3. Lupa kaidah umum di atas.
  4. Tidak tenang.
  5. Terburu-buru.
  6. Mengantuk.
  7. Menganggap instalasi OS baru itu mudah.
  8. Menganggap instalasi OS baru bisa dilakukan tanpa belajar.
  9. Menganggap instalasi OS baru itu tidak berisiko sama sekali.
  10. Tidak tahu UEFI.
  11. Tidak tahu kalau partisi yang sudah dibuat bisa tidak terlihat saat live session Linux.
  12. Tidak tahu aplikasi-aplikasi pembakar ISO Linux seperti Unetbootin, Rufus, YUMI, LiLi, dan lain-lain.
  13. Tidak tahu kalau Linux bisa dibakar ke flash disk tanpa perlu CD.
  14. Tidak punya keberanian.
  15. Melakukan instalasi tanpa tahu sedikit pun apa itu Install Alongside Windows.
  16. Menginstal Windows setelah Linux.
  17. Tidak memahami pentingnya bootloader.
  18. Tidak melakukan backup.

Seorang pengguna Linux yang baik tidak memiliki kesalahan-kesalahan di atas. Satu kesalahan di atas saja bisa mengakibatkan semua data terhapus. Lalu bagaimana jika seseorang memiliki semuanya? Tentunya wajar banyak keluhan data hilang di komunitas karena banyak pemula masih memegang adat lamanya (baca: terbiasa diinstalkan oleh orang lain) tanpa mau belajar. Maka belajar terlebih dahulu adalah sebuah keharusan. Jangan terburu-buru. Jangan terburu-buru.

4. Solusi

  1. Kumpulkan tutorial dualboot sebanyak mungkin.
  2. Baca semuanya.
  3. Pahami semuanya.
  4. Backup semua data penting.
  5. Minta orang yang berpengalaman instal Windows/Linux untuk menemani.
  6. Lakukan instalasi.
  7. Jangan melompati satu langkah pun.
  8. Segala risiko adalah milik Anda.

Mengapa saya menawarkan solusi sepanjang ini? Karena instalasi OS itu berisiko tinggi. Saya sering mendapati keluhan hilangnya data (tidak jarang hilang total) karena si penginstal tidak paham metode instalasi OS. Saya juga sering mendapati pertanyaan instalasi Linux, yang pelakunya (saya lihat) tidak membaca tutorial sedikit pun dan tidak memahaminya. Sepadan dengan konsekuensi yang mungkin terjadi, maka saya harus memberi solusi yang panjang seperti ini. Janganlah Anda mengadu kepada siapa pun di komunitas jika data Anda hilang. Tidak ada yang mampu mengembalikannya. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Catatan Penting: Anda sebaiknya memiliki waktu luang yang cukup untuk meminimalisir semua kesalahan. Tanpa menyediakan waktu, Anda tidak akan belajar. Tanpa belajar, Anda akan gagal. Terima kasih untuk kang pingsut (rendezvous)  yang telah memberikan paragraf ini di kanal #ubuntu-indonesia (http://ubuntu-id.rezhajulio.web.id/29-05-2014/#log-[21:42:11]).

5. Kata Kunci Google

Gunakan contoh-contoh kata kunci berikut untuk mencari tutorial. Setelah dibuka, simpan halaman yang ditemukan. Gantilah kata kunci ubuntu berikut dengan nama distro Anda.

  1. tutorial instalasi dualboot ubuntu windows 7
  2. tutorial instalasi dualboot ubuntu windows 8
  3. tutorial instalasi ubuntu dualboot windows xp
  4. tutorial instalasi ubuntu dengan uefi
  5. menonaktifkan uefi instal ubuntu
  6. memperbaiki bootloader easybcd windows ubuntu
  7. memperbaiki grub bootloader rusak
  8. instal ulang grub bootloader ubuntu
  9. backup data windows ke dvd
  10. backup data windows ke hard disk eksternal
  11. apa itu install alongside windows ubuntu

6. Beberapa Tutorial Instalasi Dualboot

Berikut ini contoh beberapa tutorial instalasi dualboot Linux yang sengaja saya cari dan pilihkan untuk Anda. Silakan setelah ini Anda mencari sendiri tambahan yang lain.

6.1 Bahasa Indonesia

  1. http://nurhasan257.wordpress.com/2014/03/29/panduan-instalasi-linux-ubuntu/
  2. http://bojalinuxer.blogspot.com/2010/06/cara-menginstal-ubuntu-dan-windows-7.html
  3. http://www.kangarif.com/2013/01/cara-dual-boot-linux-windows-dengan-mudah.html (kaidah-kaidah dasar)
  4. http://www.kangarif.com/2013/01/cara-install-linux-mint-13-kde.html (lanjutan dari nomor 3)
  5. http://www.belocus.com/2012/10/install-kubuntu-1210-quantal-quetzal.html
  6. http://hydriet.blogspot.com/2012/12/cara-install-linux-ubuntu-dual-boot.html
  7. http://winpoin.com/cara-dual-boot-windows-8-1-update-dengan-ubuntu-14-04-lts/
  8. http://blog.taryo.net/2014/04/install-ubuntu-14.04-lts-dan-windows-8.1.html

6.2 Bahasa Inggris

  1. https://help.ubuntu.com/community/WindowsDualBoot
  2. http://www.ubuntu.com/download/desktop/install-ubuntu-desktop
  3. http://www.everydaylinuxuser.com/2013/09/install-ubuntu-linux-alongside-windows.html
  4. http://www.linuxbsdos.com/2014/02/01/dual-boot-windows-8-or-windows-7-and-ubuntu-13-10-with-ubuntu-on-a-btrfs-filesystem/
  5. http://www.liberiangeek.net/2012/04/dual-boot-windows-7-and-ubuntu-12-04-precise-pangolin/
  6. http://lifehacker.com/5403100/dual-boot-windows-7-and-ubuntu-in-perfect-harmony

Penutup

Tulisan ini mengambil istilah adat di atas dari seorang warga forum Ayo Belajar Linux yang bernama Baru Nyoba Linux Baru (Miftah, KPLI Tegal) dari percakapan IRC http://ubuntu-id.rezhajulio.web.id/22-05-2014/#log-[09:11:34]. Tulisan ini tidak ditutup kemungkinannya untuk direvisi. Penulis memohon maaf jika terdapat kesalahan di dalamnya. Semoga tulisan ini bermanfaat.

20 thoughts on “Kesalahan-Kesalahan Umum Instalasi Linux Dualboot

  1. netarsl

    bagus sekali untuk membuat tulisan seperti ini :)
    saya juga ikut prihatin dengan banyaknya temen-temen kita yang mengalami kehilangan data ketika menginstall ubuntu (atau distro apapun). padahal biasanya hanya karena sekedar salah pilih opsi (‘use entire harddisk’, yang itupun sebenarnya sudah ada peringatan warning-nya), atau ketidak-telitian kecil lainnya.
    seharusnya hal semacam itu tak perlu selalu terulang.

    Balas
      1. netarsl

        kebetulan mengenai masalah dual-boot Windows saya sangat minim pengalaman.
        saya serahkan pada yang lebih paham saja untuk mengajarkannya :)

  2. barunyobalinux

    kaya orang penting ajah, namaku dibawa,
    kebanyakan manusia mengenal sesuatu yang baru dengan membandingkan sesuatu yang sudah dikenal nya sebelumnya

    seorang yang kenal lingkaran akan mengatakan oval adalah lingkaran dengan dua titik pusat,
    seorang yang kenal oval akan mengatakan lingkaran adalah oval yang titik pusatnya bersatu di satu titik

    begitu pun saat membedakan persegi dan persegi panjang,

    begitu pun saat linux sebagai os baru yang dikenal, maka orang berpikir dengan kacamata os sebelumnya.

    orang yang suka baca itu minoritas
    orang yang suka gambar itu mayoritas,
    mungkin tutorial itu kudu yang banyak gambar menariknya kali yah??

    –wew, ternyata aku bisa menulis juga–

    Balas
  3. Alberto Krishna

    Sekedar testimoni saja ya, abang-abang dan none-none sekalian.
    Kira-kira satu minggu yang lalu, aku meng-upgrade offline komputerku. Jadi menimpakan file-file Trusty di atas file-file Saucy. Hal itu perlu dilakukan, karena kini sudah tidak ada iso alternate untuk ubuntu (segala jenis; entah apa maksud penghilangan ini). Setelah mengunduh file iso Trusty dan membuat disk installernya, maka mulailah peng-upgrade-annya.
    Saat Trusty dijalankan pada Sticky Drive (Flash Drive), tidak terjadi masalah dan tetap lancar-lancar saja. Namun saat penginstallannya, terjadi peringatan yang intinya Sticky Drive-nya ada file yang tidak mau tersalin ke HDD. Sekedar dugaan saja, Sticky Drive itu sebetulnya sudah lama dan juga pernah tercelup air, disamping itu dari tampilannya sedikit berkarat. Dahulu setelah tercelup air itu, segera aku keringkan dan aku bersihkan baik luar dan dalamnya. Ternyata masih dapat digunakan untuk menyimpan. Kemudian aku coba untuk buat disk installer untuk upgrade. Ternyata begini hasilnya.
    Efek samping terhadap komputerku adalah grub yang bermasalah. Sehingga tereksekusi grub save mode. Agak sedikit panik, aku mencari solusinya di internet. Aku melakukan persis seperti di internet, namun tidak bisa. Dengan sedikit memeras otak, akhirnya aku kembali boot lewat Sticky Drive lama itu untuk membuat Installer yang baru di Sticky drive yang lain. Akhirnya bisa terinstall dengan lancar. Beruntungnya lagi, aku tidak kehilangan dataku. Sebab setiap 1 minggu sekali aku membackupnya.
    Jadi saudara-saudara, jangan sepelekan backup. Lakukan backup secara rutin. Pastikan sticky drive anda dalam keadaan sehat untuk installasi, agar tidak terjadi seperti saya. Terima kasih sudah mau membaca testimoni ini.

    Balas
  4. gsembilan

    LBA : Linuxed By Accident. Istilah seorang kawan ketika ada teman yang menginstal linux dan menghapus windows tanpa ia ketahui. akhirnya teman itu pake linux terus. :)
    Bagaimana Kalau akang bikin tulisan tersendiri tentang Backup Data sebelum instalasi?

    Balas
  5. Bagus Aji Santoso

    Tulisan yang bagus sekali. Ada satu lagi kendala saat memasang Linux dualboot. Yaitu tidak bisa membuat partisi baru(karena windows kebanyakan partisi).

    Balas
  6. rizal prasetyo

    Saya mau mengoreksi dan memberikan sedikit “saran” buat tulisan-tulisan bang Malsasa dan teman2 lainnya. Banyak sekali di internet mengenai judul tulisan yang kurang tepat dengan isi tulisannya. Kita tahu bahwa Ubuntu*) merupakan salah satu distro Linux, namun akan salah jika kita mengartikan bahwa Linux sama dengan Ubuntu dan Ubuntu sama dengan Linux. Dengan memberikan judul seperti mas Malsasa (contohnya) dan isi tulisannya khusus membahas mengenai ubuntu, maka orang awam akan menggangap bahwa linux=ubuntu alias ubuntu merupakan satu2nya distro linux. Persepsi yang salah tersebut akan melahirkan kesalahan yang dianggap lumrah. Sebagai orang yang sudah lama berkecimpung di “dunia linux”, tentunya bang Malsasa paham betul dengan maksud saya, dan berkeinginan untuk membenarkan sesuatu yang akan menimbulkan persepsi keliru ini. Semoga.

    *) Ubuntu merupakan salah satu distro linux yang populer. namun salah jika kita menganngap ubuntu merupakan satu2nya distro linux.

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Terima kasih banyak, Kang Rizal.

      Saya mengerti apa yang akang maksud. Saya termasuk orang yang tidak suka dengan salah kaprah, insya Allah. Saya berusaha untuk selalu menghindari pembelokan persepsi, sebagaimana yang akang sarankan, walau mungkin usaha saya tidak selalu berhasil.

      Usaha pertama saya adalah membentuk suatu rumus umum, yang berlaku untuk semua posting saya, dengan tagline saya sendiri “Linux, Ubuntu, dan Open Source Software”. Kalau setiap orang tahu rumus umum ini, maka setiap orang akan paham bahwa jika disebut nama Linux di dalam blog saya, maka itu dimaksudkan untuk Ubuntu. Dengan begini, saya sudah tidak perlu lagi repot-repot menjelaskan kalau tulisan saya dikhususkan untuk Ubuntu.

      Usaha kedua saya ada di dalam posting. Saya berusaha untuk membuat tulisan ini seumum mungkin. Bahkan pada contoh pun, saya sudah memberikan arahan “Gantilah kata kunci ubuntu berikut dengan nama distro Anda.”. Jadi bagi saya, pembelokan persepsi sudah diantisipasi sedemikian rupa dalam tulisan ini.

      Saya sudah lama menyadari akan adanya kritik sebagaimana yang akang katakan. Ini sangat bagus, saya malah berharap yang bisa mengkritik seperti ini jumlahnya bertambah banyak. Tetaplah memiliki sikap kritis macam ini, Kang. Jika saya ada kesalahan lagi, sudilah kiranya akang memberi kritik kembali. Terima kasih banyak.

      Balas
  7. Ping balik: KNotes Ingat Aku Per 17 Maret 2015 | RESTAVA

Dilarang menggunakan emotikon

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s