Aplikasi Editor untuk LaTeX di Linux


Bismillahirrahmanirrahim.

texmaker1Ketertarikan saya kepada LaTeX bermula sejak pertama mengenal Linux yakni sejak melihat dokumen-dokumen PDF yang dihasilkan dengan LaTeX. Kesan kala itu hanya rapi, rapi, dan rapi. Ketertarikan kedua saya dimulai ketika melihat Texmaker pada komputer Windows. Texmaker sungguh editor yang sangat keren. Kemudian saya melihat salah satu laman Stackexchange yang mendiskusikan LaTeX Editor, dan gara-gara itu untuk pertama kalinya saya berani menggunakan LaTeX. Saat itu saya mencoba Gummi di Ubuntu. Beberapa bulan berselang, saya beralih ke Texmaker, impresi pertama saya. Lalu saat ini rencana B saya ketika pertama kali membaca laman Stackexchange tersebut akhirnya saya laksanakan. Apa itu rencana B? Itu adalah menerjemahkan laman tersebut ke dalam Bahasa Indonesia sebagaimana yang pernah saya lakukan dengan tutorial Terminal dari komunitas Mint. Inilah terjemahan dari big list http://tex.stackexchange.com/questions/339/latex-editors-ides. Seluruh skrinsot di sini diambil dari laman tersebut kecuali beberapa yang saya sebutkan lain. Semoga tulisan ini bermanfaat.

1. Emacs dengan AUCTex

  • OS: Windows, Mac (termasuk fork Aquamacs), Unix
  • Lisensi: Free software (GPL)
  • Bahasa: de, dk, fr, is, it, jp, nl, pl, se, sk didukung oleh AUCTeX
  • Unicode: Ya, sejak Emacs 23
  • RTL/bidirectional support: sejak Emacs 24, melalui bidi-mode
  • % !TeX directives: Tidak, tetapi Emacs memiliki beberapa realisasi untuk file local variables
  • Syntax highlighting: Ya, bisa diatur lewat customize and Elisp
  • Code completion: Ya, via Emacs Predictive Completion, yang mendukung AUCTeX tanpa konfigurasi lebih lanjut
  • Code folding: Ya
  • Spell checking: Ya
  • SyncTeX: Ya
  • Built-in output viewer: Ya
  • Project management: org-modereftex-mode

Emacs adalah salah satu editor tertua, yang mendukung mode penyuntingan LaTeX, ConTeXt, dan Plain TeX, AUCTeX dan paket untuk mengelola kode-kode sumber, RefTeX.

emacs (Di skrinsot ini, mode visual-line-mode diaktifkan. Di dalam mode ini, baris-baris yang lebih panjang dari jendela akan dipotong per kata. Line break tidak ditambahkan kepada berkas sumber.)

RefTeX membuat seluruh referensi Anda mudah ditemukan layaknya C-c <key>, baik untuk  BibTeX maupun biblatex, dan ia memiliki pintasan (shortcut key) pula untuk bernavigasi di antara bagian-bagian dokumen dengan menggunakan C-c =: secara default.

emacs2

(Tema warna dapat dikonfigurasi sebebas mungkin)

AUCTeX mendukung multi-file parsing, sehingga dokumen-dokumen besar dengan perintah \input atau \include mudah dikompilasikan dengan C-c C-c pada berkas yang bersangkutan. Tidak perlu lagi kembali ke master file hanya untuk mengompilasi.

Fitur AUCTeX preview-latex adalah pratayang WYSIWYG untuk rumus-rumus.

Fitur-fitur terkemuka Emacs:

  • Menggunakan table-insert bersama dengan fungsi table-generate-source dan table-recognize-* untuk membuat tabel-tabel dengan mudah.
  • Banyak sekali shortcut key tersedia
  • Terdokumentasi dengan baik, baik Emacs itu sendiri melalui manual Emacs dan manual AUCTex Texinfo, maupun melalui banyak buku dalam beberapa bahasa.

2. Vim dengan LaTeX-suite

  • OS: Windows, Mac, Linux, BSD, dan lain-lain
  • Lisensi: Open Source Charityware
  • Bahasa: ?
  • Unicode: Ya
  • RTL/bidi support: sebagian
  • % !TEX directives: Tidak, tetapi memiliki modelines
  • Syntax Highlighting: Ya, bisa dikustomisasi
  • Code Completion: Ya (menggunakan Omni Completion, bisa diperluas dengan plugin SnipMate)
  • Code Folding: Ya
  • Spell Checking: Ya
  • SyncTeX: Ya, lihat pertanyaan ini
  • Built-in Output Viewer: Tidak
  • Project Management: ?

Jika Anda benar-benar kelas berat, Anda akan selalu menggunakan Vim. Ada banyak macro yang dibuat untuk Vim untuk membantu menyunting berkas LaTeX.

vim

Anda dapat melakukan word/command completion melalui <C-P> dan <C-N>, untuk memilih saran sebelumnya atau sesudahnya.

Ada versi Vim dengan menu-menu grafis, yang bernama gVim. Jika ia digunakan dengan Latex-suite, maka banyak perintah TeX ditampilkan di menubar untuk mempercepat penyuntingan.

Fitur-Fitur

Vim juga memiliki fitur code-foldingkarena paket vim-late menawarkan code-folding otomatis. Folding juga bisa dilakukan secara manual berdasarkan kunci (misalnya {{{ dan }}}) untuk membuka dan menutup fold otomatis. Contoh folds bisa dilihat pada gambar berikut:

vim2

Fitur Vim masih sangat banyak. Namun di dalam tulisan ini, yang bisa disebutkan adalah:

VIM

  • Regex
  • Perintah dan pintasan kibor yang powerful
  • Sangat bisa dikustomisasi
  • Smart Indenting

LaTeX-Suite

  • Panggil cepat kompiler dengan \ll; tayangkan hasil dengan \lv
  • Environments dapat diakses dengan tiga huruf dalam insert mode:
    • EEQ = environment persamaan
    • EFI = environment gambar (figure)
  • Place-holders (<+text+>) dapat dilompati dengan Ctrl-J tanpa meninggalkan insert mode
  • Inverse searching: klik ganda penampil PDF dan Anda lompat ke baris kode sumber tex yang bersesuaian

3. Texmaker — 

  • Platforms: Windows XP/Vista/7/8, OS X 10.5+, Linux
  • License: GPL, gratis
  • Languages: cs, de, el, en, es, fa, fr, gl, hu, it, nl, pl, pt, pt (bra), ru, se, sr, zh (cn), zh (tw)
  • Unicode: Ya
  • RTL/bidi: ?
  • % !TEX directives: Tidak
  • Syntax Highlighting: Ya, bisa dikustomisasi
  • Code Completion: Ya, bisa dikustomisasi
  • Code Folding: Ya
  • Spell Checking: Ya
  • SyncTeX: Ya
  • Built-in Output Viewer: Ya, mendukung PDF
  • Project Management: ?

texmaker

(skrinsot Texmaker di atas adalah milik penerjemah)

texmaker2

Code completion yang bisa dikustomisasi

texmaker3

Rectangular block selection

Catatan:

Editor TeXstudio muncul sebagai fork dari Texmaker dan asalnya dinamai TexMakerX.

4. TeXworks — 

  • OS: Windows XP/Vista/7/8, OS X, Linux
  • Lisensi: GPL
  • Bahasa: en, af, ar, ca, cs, de, fa, fo fr, it, ja, nl, ko, pl, pl, ru, sl, tr zh
  • Unicode: Ya
  • RTL/bidi: Ya
  • % !TEX directives: Ya
  • Syntax Highlighting: Ya, regex-based
  • Code Completion: Ya, bisa dikustomisasi berdasarkan daftar ‘known entry’
  • Code Folding: Tidak
  • Spell Checking: Ya, tetapi harus diinstal sendiri
  • SyncTeX: Ya
  • Built-in Output Viewer: Ya, PDF (Poppler-based)
  • Project Management: Tidak

Di Windows dan Linux, saya menggunakan TeXworks, yang menyediakan jendela editor kode dan pratayang. Klik pada pratayang dokumen akan langsung menandai kode LaTeX yang bersesuaian.

texworks

5. Kile — 

  • OS: Linux, Windows1 (XP, Vista, 7)
  • LIsensi: GNU GPL 2
  • Bahasa: bg, bs, ca, cs, da, de, el, en_GB, eo, es, et, fi, fr, ga, gl, hi, hne, hu, it, ja, kk, lt, mai, ms, nb, nds, nl, nn, pl, pt, pt_BR, ro, ru, sk, sv, tr, ug, uk, zh_CN, zh_TW
  • Unicode: Ya
  • RTL/bidi: Ya
  • % !TEX directives: Tidak2
  • Syntax Highlighting: Ya, bisa dikustomisasi
  • Code Completion: Ya, bisa dikustomisasi
  • Code Folding: Ya
  • Spell Checking: Ya
  • SyncTeX: Ya (namun flag -synctex=1 harus ditambahkan secara manual pada build engine)
  • Built-in Output Viewer: Terbatas3 (pratayang PNG dari sebagian kode – misalnya environment yang dipilih – dikonversikan dari DVI/PS/PDF)
  • Project Management: Ya

kile-hapus

1 Cara instalasi dapat ditemukan di sini. Versi Windows dari aplikasi-aplikasi KDE tidak terselesaikan, jadi mungkin sebagian dari mereka tidak stabil.

2 Walaupun Kile tidak memiliki !TeX directives untuk mendefinisikan peralatan kompilasi dan lain-lain, Kile masih memiliki “magic comments”, seperti Latexila dan TeXStudio. Yang dimaksud adalah %TODO and %FIXME, yang akan tampak pada structure view, untuk menambahkan catatan dalam kode, serta %BEGIN/%END untuk mendefinisikan area yang bisa di-fold dalam kode.

3 Sebuah built-in output viewer sempurna akan tersedia di Kile 3 dan sudah bisa digunakan dengan mengompilasi git master branch milik Kile.

6. TeXstudio — 

(sebelumnya TexMakerX)

  • OS: Windows XP/Vista/7, OS X, Linux, FreeBSD
  • Lisensi: GPL v2
  • Bahasa: cs, de, en, es, fr, hu, ja, pt_BR, zh_CN
  • Unicode: Ya
  • RTL/bidi: ?
  • % !TeX directives: Ya
  • Syntax Highlighting: Ya, bisa dikustomisasi
  • Code Completion: Ya, bisa dikustomisasi dan auto-customized
  • Code Folding: Ya
  • Spell Checking: Ya
  • SyncTeX: Ya
  • Built-in Output Viewer: Ya, mendukung PDF
  • Project Management: Ya

Saya merekomendasikan TeXstudio sebagai fork yang menarik dari Texmaker yang saya rasa lebih nyaman dan bisa dikustomisasi.

Berikut ini skrinsot TeXStudio.

texstudio

Fitur-fitur lainnya:

  • cross-platform
  • dukungan penulisan (incremental searchfolding, navigasi, auto-completioncustom macros)
  • syntax highlighting
  • inline interactive spell-checking
  • mendukung program-program LaTeX utama, termasuk tikz, pstricks, dan lain-lain
  • multi-views: math, structure
  • dukungan SVN
  • bisa berjalan via USB flash disk
  • mendukung synctex
  • termasuk penampil PDF, tetapi masih bisa dikonfigurasi untuk memakai viewer eksternal (juga dengan synctex)
  • developer dan komunitas yang sangat aktif dan responsif

7. LyX

OS: Windows, Mac, and Linux
Lisensi: Open Source


Saya menggunakan LyX dan saya suka. Dari situs resminya:

LyX is a document processor that encourages an approach to writing based on the structure of your documents (WYSIWYM) and not simply their appearance (WYSIWYG). LyX combines the power and flexibility of TeX/LaTeX with the ease of use of a graphical interface. This results in world-class support for creation of mathematical content (via a fully integrated equation editor) and structured documents like academic articles, theses, and books. In addition, staples of scientific authoring such as reference list and index creation come standard. But you can also use LyX to create a letter or a novel or a theatre play or film script. A broad array of ready, well-designed document layouts are built in.

Sangat intuitif dan ramah pengguna, dan bisa impor/ekspor ke LaTeX.

Terlalu banyak ftur untuk disebutkan, tetapi saya akan jelaskan satu yang saya rasa paling bagus: Jika Anda ingin menulis rumus matematika “2-dimensional”, LyX cocok untuk itu. Saya sudah menggunakan Lyx selama 10 tahun. Beralih dari AUCTeX baru-baru ini, tetapi saya masih menggunakan LyX ketika perlu menulis kode LaTeX untuk rumus matematika yang rumit.

lyx

8. Sublime Text dengan LaTeX Plugin

OS: Windows, Mac, Linux


Ini adalah editor yang sederhana tetapi powerful. Sublime Text mirip Notepad++, tetapi tersedia untuk banyak platform dan sangat mudah diatur untuk LaTeX dengan plugin LaTeXTools atau LaTeXing —keduanya tersedia dari Package Control. Sublime juga mirip TextMate, tetapi dikembangkan lebih aktif dan memiliki komunitas yang besar yang menyediakan plugin-nya. Sublime juga lebih cantik daripada keduanya.

Perhatikan bahwa ini adala software berbayar, dan meminta lisensi selama periode evaluasi (seharga USD 70). Dimungkinkan untuk menjalankan Sublime Text tanpa membeli lisensi, tetapi Anda akan terus diingatkan bahwa Anda menggunakan salinan yang belum diregistrasikan.

Sublime Text memiliki peralatan yang canggih untuk mengetik, yang Anda tidak mau tinggalkan ketika bekerja dengannya:

  • multiple cursors
  • go-to ke mana saja
  • snippets
  • incremental find
  • manajemen proyek
  • build-systems yang banyak

dan banyak lagi (lihat Perfect Workflow in Sublime Text 2). Skrinsot di bawah juga menampakkan fiturnya untuk menemukan sitas-sitasi (citations) dari BibTeX.

Sublime Text ini editor yang hampir sempurna, dengan potensi yang hampir tidak terbatas. Daftar fiturnya panjang sekali. Instal Package Manager, dan paket-paket tambahan dari repositori bisa dipasang dalam beberapa detik saja.

  • OS: Windows, Unix
  • Lisensi: Free to try, free to buy
  • % !TEX directives: Ya
  • Syntax highlighting: Ya
  • Code completion: Ya
  • Code folding: Ya
  • Spell check: Ya, baik built-in maupun dengan plugin
  • SyncTeX: Ya
  • Built-in output viewer: Tidak
  • Project management: Ya

sublimetext1

9. TeXlipse

OS: Windows, Mac, Linux and others (Java based)
Lisensi: Open Source


Saya telah berbahagia menggunakan TeXlipse di Eclipse sejak lama, ia memiliki code completion terintegrasi (termasuk entri-entri BibTeX), templat-templat yang mudah dikustomisasi, panel outline, dan secara langsung ia terintegrasi dengan Eclipse itu sendiri yang secara otomatis memiliki shortcuts, version control, dan lain-lain.

Ada plugin penampil PDF untuk Eclipse bernama Pdf4Eclipse dengan dukungan SyncTeX, yang mendukung pencarian maju/mundur di dalam dokumen LaTeX. Karena TeXlipse me-rebuild kode-kode LaTeX secara otomatis (di background) setelah sekali disimpan, maka kode dan pratayang dari dokumen selalu disinkronkan.

10. Gummi

OS: Linux (tersedia versi unstable untuk Windows)
Lisensi: Open Source


Emacs bagus, tetapi yang seringkali saya pakai adalah Gummi. Ia memiliki panel pratayang yang sangat berguna untuk mengetahui kesalahan sintaks dan kesalahan format sesegera mungkin. Plus, ketika Anda menyimpan dokumen LaTeX ia akan menyimpan PDF secara otomatis. Fitur lainnya termasuk peralatan bantuan penulisan matriks, memasukkan gambar, dan sitasi (citation).

Tambahan dari penerjemah: Gummi sangat saya rekomendasikan untuk setiap orang yang baru memulai LaTeX. Alasan rekomendasi adalah 1) pratayang langsung yang otomatis 2) antarmuka yang sederhana dan jelas.

gummi

11. LaTeXila

  • OS: Linux
  • Lisensi: Open source
  • Unicode: Ya

LaTeXila adalah lingkungan LaTeX terintegrasi untuk GNOME. Ia memiliki antarmuka yang bagus dan jelas. Ia tersedia di Ubuntu Software Center. Anda dapat melihat preview dari apa yang Anda tulis kapanpun Anda mau.

LaTeXila memiliki komentar-komentar “ajaib” untuk membuat todonotes, yang akan tayang di panel struktur di sebelah kiri. Komentar itu adalah %TODO dan %FIXME, yang harus diikuti oleh teks (jika tidak ada teks, maka tidak ada yang tayang di panel).

latexila

12. Geany with GeanyLaTeX

OS: Windows, Mac, Linux dan lain-lain
Lisensi: Open Source


Editor bagus lainnya adalah Geany. Software ini memiliki plugin untuk LaTeX. Plugin ini di-maintain oleh salah satu developer utama Geany sendiri. Plugin ini memiliki wizard untuk dokumen LaTeX baru, autocompletion, insert environment dengan mudah, dan tentu terdokumentasi dengan baik.

insert_char_tn

(skrinsot diambil dari laman resmi GeanyLaTeX)

Penutup

Tulisan terjemahan ini tidak ditutup kemungkinannya untuk direvisi pada masa depan. Terjemahan ini sudah dibuat semirip mungkin dengan tulisan aslinya secara struktur. Namun tentu masih terdapat kesalahan dan sesuatu yang mengharuskannya berbeda. Jika Anda memiliki analisis kebahasaan yang tajam untuk terjemahan ini, saya persilakan memberi kritik melalui komentar. Saya mohon maaf jika terdapat kesalahan. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Anda.

8 thoughts on “Aplikasi Editor untuk LaTeX di Linux

  1. Bagus Aji Santoso

    Lengkap semua editor-editornya.
    Kalau saya sendiri pakai TeX Maker. Soalnya tampilannya yang enak dilihat, dan kelihatannya juga yang paling lengkap soalnya sekali download banyak banget. Untung koneksi memadai, jadi hajar aja hahah :D

    Balas

Dilarang menggunakan emotikon

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s