Ulasan openSUSE 12.3 KDE Live USB (Kumpulan Skrinsot)


Bismillahirrahmanirrahim.

Saya sudah lama tertarik dengan openSUSE terutama karena YaST (aplikasi Control Panel) yang hanya ada di openSUSE dan karena KDE-nya. Sudah beberapa minggu saya gagal membuat Live USB untuk openSUSE baik itu dengan dd, ddrescue, maupun Unetbootin. Alhamdulillah, berhasil dengan perintah dd yang khusus[1][2]. Begitu berhasil, saya langsung ambil skrinsot sebanyak-banyaknya. Berikut ini 35 skrinsot openSUSE 12.3 KDE yang saya ambil dari mesin saya.

YaST adalah Control Panel di openSUSE

opensuseku

Lengkap

Tampilan openSUSE

opensuseku1

Bersih dan cantik

YaST punya konfigurasi yang sangat lengkap, bahkan lebih dari Control Panel-nya Windows

opensuseku11

Sampai pengaturan kernel pun GUI di openSUSE

Konfigurasi partisi di YaST

opensuseku12

Edit partisi juga bisa

Meski ada YaST, tetap ada KDE System Settings di openSUSE

opensuseku14

YaST sudah lengkap, ditambah KDE System Settings maka lebih lengkap lagi

Salah satu pengaturan di dalam KDE System Settings di openSUSE yaitu Actions Policy

opensuseku15

Meski saya tidak paham, tetapi ini kelihatannya keren

Setup K3B dalam KDE System Settings

opensuseku16

Pengaturan DVD drive

Amarok sedang mengalami crash

opensuseku17

Memang hidup tak selamanya beruntung

openSUSE secara default belum menyertakan multimedia codec seperti mp3

opensuseku18

Seperti halnya Debian, Ubuntu, dan Fedora, openSUSE juga konsisten menjaga ISO-nya tetap berisi Free Software saja

Dolphin menayangkan berkas mp3 dari partisi lain 

opensuseku19

Sejujurnya saya selalu senang melihat KDE menayangkan berkas-berkas karena selalu rapi dan keren

Salah satu power YaST yakni segala konfigurasi bisa dilakukan dari GUI, yakni pengaturan proksi

opensuseku2

Lebih lengkap dari pengaturan proksi default milik Ubuntu

Sekali lagi, openSUSE menayangkan berkas mp3 dari partisi lain

opensuseku20

Menu di openSUSE

opensuseku21

openSUSE tetap bisa memutar audio berformat OGG (format open source)

opensuseku22

openSUSE menayangkan folder-folder dalam hard disk

opensuseku23

Lagi, openSUSE menayangkan berkas MP3 di hard disk

opensuseku24

Pratayang gambar-gambar dalam hard disk sambil membuka Terminal di dalam openSUSE

opensuseku25

Selain membuka berkas sambil membuka Terminal, openSUSE bisa memecah layarnya jadi dua untuk membandingkan isi dari dua folder

opensuseku26

openSUSE sudah menyertakan Marble (seperti Google Earth tapi offline)

opensuseku27

Tampilan openSUSE bisa diubah jadi persis Windows dengan Activities > Desktop Icons

opensuseku28

Windows? Ya desktop biasa dengan ikon-ikon shortcut

Lagi, hasil ganti tampilan dengan 1 klik

opensuseku29

Sekali lagi, YaST untuk pengaturan repo hanya dengan GUI

opensuseku3

Ubuntu itu sangat praktis tetapi belum sepraktis ini

openSUSE dan notifikasi pengaturan jaringannya

opensuseku30

Network Manager standar KDE

openSUSE dan pengaturan boot loader secara GUI dengan YaST

opensuseku4

Sekali lagi, power YaST, openSUSE bisa cek korup tidaknya (integritas) ISO secara GUI

opensuseku5

openSUSE mengecek integritas ISO saya, ternyata OK

opensuseku7

Pemeriksa integritas (korup tidaknya) suatu ISO atau DVD

Berarti, tidak korup

opensuseku8

Sudah termasuk dalam YaST openSUSE

openSUSE menampilkan gambar

opensuseku6

Nama aplikasi penampil gambarnya adalah Gwenview

Sekali lagi, power YaST, openSUSE punya sistem backup otomatis yang bisa diatur secara GUI

opensuseku9

Bahkan backup system sudah tersedia

Sekali lagi, power YaST, di dalamnya bisa add/remove program sebagaimana dengan Synaptic di Ubuntu

yast2-000

Release Notes itu penting untuk mengetahui versi openSUSE yang terinstal dan apa saja yang ada di dalamnya

yast2-001

Ini penting untuk mengetahui versi openSUSE kita sekarang

Sekali lagi, power YaST, openSUSE punya pengaturan jaringan dan sistem pengenalan network card yang serba GUI

yast2-002

Sekali lagi, power YaST, openSUSE bahkan punya pengaturan macam wvdial untuk modem kita tetapi dalam GUI bukan terminal lagi

yast2-003

Serasa wvdial dijadikan GUI

Sekali lagi, power YaST, openSUSE punya pengaturan keamanan serba GUI (walau sudah tidak ada virus di openSUSE)

opensuseku10

Windows saja tidak sampai seperti ini

Sekali lagi, power YaST, bahkan tanpa GParted

opensuseku13

Pantas kalau saya menganggap salah satu distro Linux tercanggih adalah openSUSE

Semoga ini semua bermanfaat untuk Anda.

Catatan

[1] dd if=openSUSE-12.3-KDE-Live-i686.iso of=/dev/sdb bs=4M; sync
[2] Perintah dd yang benar adalah tidak menyertakan angka apa pun setelah sdb atau sdc. Jika diikuti angka, dipastikan openSUSE gagal booting.

6 thoughts on “Ulasan openSUSE 12.3 KDE Live USB (Kumpulan Skrinsot)

  1. gnine

    bismillaahirahmaanirrahiim
    dd if=openSUSE-12.3-KDE-Live-i686.iso of=/dev/sdb bs=4M; sync <– sepengetahuan saya, ini perintah standar koq, bukan khusus. artinya kita tidak menngintalasi di partisi (sdb1), tapi diseluruh block device agar bisa booting. saya sendiri sering kali pake perintah tersebut utk bikin liveUSB installer, tapi biasanya dg satu syarat, iso image-nya adalah hybrid ISO.

    Utk yast, sendiri, selain full gui, seinget saya, yast juga bisa dijalankan dalam mode text (ncurses)
    itu wvdial atau aplikasi qinternet? qinternet sendiri merupakan front-end dari SUSE Meta PPP Daemon (smppd), pengaturannya kurang lebih sama dg kppp.

    Balas
    1. Ade Malsasa Akbar Penulis Tulisan

      Barakallahu fiikum, mungkin dd yang akang maksud standar tetapi tidak bagi saya. Bagi saya, dd ini adalah hal baru dan sesuatu yang khususon untuk masang openSUSE ke flash disk. Yup, terima kasih banyak wejangan akang.

      Keren. Terima kasih, Kang. Jarang ada komentar yang berbobot seperti ini di dunia maya.

      Balas

Dilarang menggunakan emotikon

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s